Manfaat Sambiloto, Hingga untuk Atasi Virus Corona/COVID

Manfaat Sambiloto, Hingga untuk Atasi Virus Corona/COVID

A. Tentang Daun Sambiloto

Sambiloto merupakan tumbuhan hijau yang banyak khasiatnya, walaupun rasanya pahit. Tanaman sambiloto atau Androgaphis paniculata Ness banyak dijumpai di negara Asia Tenggara dan masuk dalam kelompok Acanthaceae.

Sudah sejak lama daun sambiloto dipakai sebagai bahan obat-obatan. Di tahun 1919 daun sambiloto sudah digunakan untuk mengatasi masalah flu dan demam. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa tanaman sambiloto ini dapat menghentikan penyebaran flu di India. Walaupun belum ada penelitian yang lebih mendalam mengenai hal ini.

Tanaman sambiloto mempunyai kandungan utama yaitu zat andrographolide. Kemudian, pada daunnya mengandung banyak zat seperti saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin. Selain itu, sambiloto juga mengandung zat lain seperti lakton, paniculin, kalmegin, dan hablur kuning. Kandungan zat itulah yang membuat tanaman sambiloto rasanya pahit, tetapi mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan.

Sumber : https://www.lemonilo.com/blog/mengenal-daun-sambiloto-yang-pahit-namun-dipercaya-punya-segudang-manfaat

Di tengah wabah Covid-19 yang melanda berbagai negara termasuk Indonesia. Sangat penting untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Kabar baiknya, daun sambiloto ini memiliki manfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, termasuk juga bermanfaat dalam meningkatkan imunitas tubuh. Dengan imunitas tubuh yang kuat, semoga kita dapat terhindar dari penularan Virus Corona yang sangat berbahaya ini.

Walaupun, masih perlu banyak penelitian lebih lanjut terkait khasiat sambiloto ini. Namun, tak ada salahnya kita perlu mengetahui apa saja manfaat dari tanaman sambiloto yang terkenal ini.

 

B. Manfaat Tanaman Sambiloto

Beberapa orang banyak yang meyakini bahwa tanaman sambiloto yang rasanya pahit ini dapat membuat kekebalan tubuh atau imunitas kita meningkat secara alami. Oleh karena itu, kita perlu tahu apa saja manfaat tanaman sambiloto dalam dunia kesehatan.

1. Dapat mencegah pertumbuhan sel kanker

Banyak penelitian ilmiah terkait bahwa tanaman sambiloto ini berpotensi dapat mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh manusia.

Adapun, berbagai jenis kanker yang dapat diatasi dengan tanaman sambiloto ini mulai dari kanker prostat, payudara, usus, hepatoma, dan melanoma.

Tanaman sambiloto ini nantinya akan meningkatkan fungsi chemokine sehingga pertumbuhan sel kanker dapat dicegah atau ditekan.

2. Dapat mengatasi ISPA

Pada penelitian tahun 2017 silam, telah ditemukan khasiat dari tanaman sambiloto yang dapat mengatasi infeksi saluran pernapasan atau ISPA.

Apabila dibandingkan dengan tanaman herbal berkhasiat lainnya, ternyata sambiloto bisa mengurangi gejala batuk-batuk, panas dalam dan mempercepat proses penyembuhan seseorang saat sedang sakit.

3. Dapat membantu meredakan panas dalam

Saat kita sedang mengalami gejala seperti berikut ini yaitu batuk, mengalami radang tenggorokan, flu, hingga terkena reaksi alergi konsumsilah daun sambiloto untuk mengatasi penyakit-penyakit tersebut. Pasalnya, sambiloto dapat mempercepat proses penyembuhan dengan cara meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita.

4. Dapat mengatasi rasa nyeri

Tanaman sambiloto banyak dipakai dalam menangkal bakteri, menurunkan demam tinggi, pereda rasa nyeri dan juga mengobati penyakit cacingan yang sering menyerang anak-anak.

5. Baik untuk sistem pencernaan tubuh

Selain manfaat yang disebutkan di atas tadi, sambiloto juga berkhasiat dalam melindungi sistem pencernaan dalam tubuh.

Beberapa diantaranya sambiloto dapat mengatasi diare, konstipasi, kolik, hingga nyeri pada perut apabila dikonsumsi sesuai anjuran.

6. Sambiloto dapat mengatasi penyakit sklerosis

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh badan BMC Neurology terhadap penyakit sklerosis ini dengan menggunakan tanaman sambiloto.

Kemudian, dari penelitian ilmiah tersebut hasilnya bahwa peserta yang mengonsumsi sambiloto sebanyak dua kali sehari dalam 12 bulan dapat mengalami peningkatan atau perbaikan masalah pada penyakit sklerosis yang dideritanya.

7. Dapat mengatasi gejala multiple sclerosis

Kemudian, pada sebuah penelitan kembali yang dirilis pada jurnal BMC Neurology. Tanaman sambiloto ini diyakini bermanfaat dalam meredakan beberapa gejala seperti lelah dan lesu pada penderita multiple sclerosis.

Sumber: http://www.shieldhealthcare.com/community/incontinence/2019/08/29/the-mysterious-roots-of-multiple-sclerosis/

Dalam penelitian ilmiah tersebut, para peserta yang mengonsumsi sambiloto dua kali dalam sehari selama kurun waktu kurang lebih satu tahun gejala lelah dan lesu dapat menurun secara drastis atau signifikan.

8. Dapat mengatasi kolitis ulseratif

Dalam sebuah penelitian yang dirilis pada jurnal Alimentary Pharmacology and Therapeutics menyatakan bahwa ekstrak sambiloto diyakini lebih ampuh daripada obat plasebo.

Hal ini digunakan dalam mengatasi masalah penyakit kolitis ulseratif. Dimana penyakit ini berhubungan dengan peradangan pada lapisan usus besar.

Kemudian, tidak ada obat yang dapat mengatasi penyakit kolitis ulseratif. Sehingga penelitian dilakukan dengan memanfaatkan khasiat dari tanaman sambiloto tersebut dan terbukti.

9. Dapat memperkuat kekebalan tubuh bagi penderita HIV

Dalam sebuah penelitian ilmiah oleh para ahli telah dibuktikan salah satu hipotesis bahwa sambiloto dapat meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh para penderita HIV.

Seperti yang kita tahu bahwa HIV adalah penyakit yang berbahaya dan ditandai dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh, sehingga timbul berbagai macam penyakit.

Nah, sambiloto ini akan memperkuat sistem imun tubuh dalam menangkal penyakit. Selain itu, sambiloto ini juga akan membantu produksi sel darah merah pada penderita HIV.

Pasalnya sel darah merah pada penderita HIV juga akan menurun atau berkurang jumlahnya karena sistem imun tubuh yang lemah itu.

Rekomendasi Produk

C. Efek Samping Konsumsi Sambiloto

Meskipun sambiloto diketahui memiliki banyak sekali manfaat dalam mengatasi berbagai macam penyakit. Namun, terlepas dari itu sambiloto juga memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin dapat kita rasakan apabila mengonsumsi sambiloto adalah sakit kepala, lemas, reaksi alergi, mual, hingga diare.

Masih perlu banyak penelitian untuk mengetahui aman atau tidaknya apabila kita mengonsumsi tanaman sambiloto ini secara berkala.

Maka dari itu, selalu berkonsultasi kepada dokter apabila ingin mengonsumsi sambiloto ini sebagai alternatif obat herbal.

Sumber: https://www.sehatq.com/artikel/pahit-tapi-kaya-khasiat-ini-dia-manfaat-sambiloto

PENYEBAB RADANG KULIT

PENYEBAB RADANG KULIT

Radang kulit merupakan kondisi dimana sistem imun merespon benda-benda atau kondisi yang dianggap berbahaya untuk kulit. Imun akan melepaskan zat yang dapat membuat pembuluh darah menjadi lebar saat terpapar benda dan kondisi stimulus. Hal ini dapat menyebabkan berbagai macam gejala yang ditimbulkan.

Gejala Peradangan Kulit

Gejala  yang ditimbulkan akibat peradangan kulit  antara lain:

  • Kulit terasa perih, gatal dan terasa seperti terbakar
  • Ruam pada kulir
  • Muncul kemerahan pada kulit
  • Kulit terasa kering dan terlihat pecah-pecah
  • Benjolan
  • Kulit menebal
  • Sakit ketika disentuh

Rekomendasi Produk

Penyebab  Perdangan  Kulit

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya perdangan kulit antara lain:

  1. Alergi

Elergi dapat terjadi Ketika sistem imun menunjukkan reaksi yang berlebihan karena mendeteksi benda asing tertentu. Beberpa kasus reaksi tersebut dapat menimbulkan peradangan pada kulit, Reaksi elergi setiap orang berbeda-beda begitu pula dengan benda yang menyebabkan alergi tersebut juga berbeda-beda contohnya

  • Alergi obat-obatan,
  • Alergi terhadap makanan tertentu
  • Alergi terhadap zat pewangi
  • Alergi terhadap produk kosmetik.

  1. Infeksi Jamur, bakteri, parasit dan virus

Ada beberapa infeksi jamur, bakteri, jamur dan parasit yang  dapat menyebabkan terjadinya peradangan kulit seperti :

  • Impetigo
  • Selulitis
  • Dermatitis seborik
  • Infeksi jamur kulit (ringworm)

 

  1. Sensitif terhadap cahaya dan suhu panas

Ada beberapa orang yang  memiliki sistem imun yang dapat bereaksi Ketika terpapar sinar matahari. Dalam dunia medis disebut dengan eritematosus lupus sistemik. Selain itu beberapa orang juga bereeaksi terhadap suhu yang panas. Biasanya reaksi seseorang terhadap suhu panas  terjadi Ketika keringat terserap dalam pori-pori sehingga dapat menimbulkan ruam dan iritasi, kondisi seperti ini biasanya disebut dengan biang keringat (heat rash).

 

  1. Autoimun

Penyakit  autoimun ini menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga orang tersebut tidak dapat menjaga tubuh dari virus maupun bakteri. Fungsi sistem kekebalan tubuh adalah untuk melindungi tubuh untuk melawan penyakit dan sel jahat pada tubuh.

 

 

Waspada Kanker

Waspada Kanker

Pertumbuahan sel-sel yang tidak normal pada jaringan tubuh dapat mengakibatkan kanker. Sel-sel kanker yang tidak normal ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain hingga dapat menyebabkan kematian.

Sebagian orang beranggapan bahwa kanker adalah tumor. Anggapan tersebut kurang tepat, Karena tidak semua tumor adalah kanker. Tumor merupakan benjolan yang muncul secara tidak normal.

Tumor sendiri ada 2 jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak tumbuh lebih lama, bersimpai, dan memiliki selaput pembungkus sehingga mudah dioperasi dan diangkat. Sedangkan tumor ganas tumbuh cepat dan tumbuh ke dalam bagian lain melalui pembuluh getah bening. Tumor ganas inilah yang bisa disebut dengan kanker.

Penyebab Kanker

Kanker dapat disebabkan oleh mutasi (perubahan ) genetik pada sel, perubahan ini lah yang membuat sel menjadi tidak normal.

Faktor pemicu sel kanker berbeda-beda, sesuai jenis kankernya. Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker

  • Riwayat keluarga yang pernah memiliki penyakit yang sama
  • Usia lebih dari 65 tahun
  • Mengonsumsi alkohol
  • Kebiasaan merokok
  • Memiliki penyakit kronis
  • Kekebalan tubuh yang menurun akibat menderita HIV/AIDS

 

Gejala Kanker

Gejala kanker berbeda-beda tergantung pada bagian organ yang terjangkit. Namun, pada umumnya gejala kanker yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Terdapat benjolan pada bagian yang terjangkit
  • Keluarnya darah secara tidak normal.
  • Sering memar
  • Gangguan saat buang air besar maupun kecil
  • Susah menelan makanan
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Lemas, cepat lelah, dan pucat

 

Pencegahan Kanker

Kanker dapat dicegah dengan membiasakan hidup sehat sejak dini dengan cara menghindari faktor-faktor penyebab kanker. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan  untuk menghindari penyebab kanker antara lain:

  • Kurangi makanan yang mengandung banyak lemak
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat
  • Hindari makanan yang diawetkan atau disimpan terlalu lama
  • Hindari minuman beralkohol
  • Berhenti merokok
  • Hindari stress
  • Hindari penyakit akibat hubungan seksual
  • Periksa kesehatan secara teratur dan berkala

Rekomendasi Produk

 

Jenis-jenis Kanker

  • Kanker Payudara

Kanker yang menyerang organ payudara ini terjadi pada wanita. Kanker ini bisa terbentuk pada kelenjar yang menghasilkan lobulus atau yang sering kita sebut dengan ASI, atau pada saluran pembawa ASI dari kelenjar ke puting, atau bisa juga karena jaringan ikat yang ada pada payudara.

 

  • Leukimia atau Kanker darah

Leukimia atau yang kita kenal dengan kanker darah merupakan kondisi dimana tubuh terlalu banyak memproduksi sel dara putih dibandingkan sel darah merah.

 

  • Kanker hati

Kanker yang menyerang organ hati dimana jika kanker ini tidak segera di tangani maka dapat menyebar ke organ lainnya. Berdasarkan data WHO kanker ini termasuk kedalam 5 jenis kanker yang mematikan.

  • Kanker paru

Kanker ini menyerang paru-paru dan biasanya kanker ini sering di temukan pada orang yang memiliki kebiasaan dalam merokok.

 

  • Kanker kulit

Kanker ini menyerang jaringan kulit, penyebab utamanya biasanya terkena sinar ultraviolet. Kanker ini di tandai dengan adanya perubahan kulit dan  ada benjolan

  • Kanker lidah

Kanker ini menyerang jaringan lidah, gejala yang dialami biasanya seperti sariwan dan bercak merah atau putih pada lidah serta sakit tenggorakan yang tak kunjung sembuh.

 

  • Kanker lambung

Kanker ini menyerang organ lambung, kanker ini terjadi karena pertumbuhan sel kanker yang tidak normal dan tak terkendali. Hal ini akibat perubahan genetik penderita. Gejalanya yang muncul pada kanker stadium 1 yaitu perut kembung atau nyeri pada ulu hati.

 

  • Kanker otak

Kanker ini termasuk jenis kanker yang bersifat ganas. Kanker ini dapat tumbuh dengan cepat dan dapat menyebar ke bagian tubuh yang lainnya dan dapat timbul kembali walaupun sudah dilakukan operasi pengangkatan.

  • Kanker serviks

Kanker ini tumbuh pada bagian bawah rahim atau uterus atau leher rahim. Gejala pada kanker ini akan muncul ketika sel kanker sudah mulai menyebar. Dari hasil penelitian yang dirilis tahun 2014 oleh WHO, 10% dari jumlah kasus kematian akibat kanker  pada wanita  terjadi karena kanker serviks.

 

  • Kanker tiroid

Kanker ini muncul pada kelenjar tiroid. Penyakit gondok merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker tiroid.

Apa Sih Asma itu? Dan Apa saja yang dapat menjadi Pemicu asma?

Apa Sih Asma itu? Dan Apa saja yang dapat menjadi Pemicu asma?

Asma merupakan gangguan pada saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penderita mengelami sesak saat bernafas, batuk dan bahkan dapat mengakibatkan penurunan aktivitas dan ketidakmampuan untuk bicara. Hal ini terjadi karena adanya peradangan pada saluran pernapasan yang mengalami penyempitan sehingga udara yang membawa oksigen ke paru-paru.

Asma merupakan penyakit kronis sehingga tidak bisa sembuh secara total. Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang  sangat sensitif. Sehingga ketika paru-paru penderita asma teriritasi salah satu pemicu (seperti asap rokok, bulu binatang, udara yang dingin, dan lain sebagainya), maka yang terjadi adalah otot pernapasan akan kaku, dan saluran pernapasan juga akan menyempit.

Gejala Asma

Umumnya penderita asma akan mengalami gejala seperti sesak nafas, dada yang terasa sakit, mengi, dan batuk. Asma memiliki tingkat keparahan dari  yang ringan hingga berat. Gejala asma dapat memburuk ketika malam atau dini hari. Hal ini menyebabkan penderita asma menjadi sulit untuk tidur. Selain itualergi terhadap sesuatu dan aktivitas fisik yang cukup berat dapat menyebabkan gejala asma semakin memburuk. Gejala asma yang memburuk  dapat terjadi dalam kurun waktu 6 – 24 jam.

Gejala umum tersebut belum dapat dikatakan sebagai gejala asma. Karena gejala asma dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun dapat dipastikan asma apabila:

  • Membirunya jari dan bibir
  • Pusing, mengantuk, dan letih
  • Nyeri pada dada
  • Sering kambuh
  • Jantung berdebar
  • Pingsan

 

Penyebab Asma

Hingga kini penyebab pasti  asma belum diketahui. Saluran pernapasan penderita asma sangat sensitif. Oleh sebab itu penderita asma akan beraksi ketika ada pemicunya. Lalu apa saja sih hal–hal yang dapat memicu asma?. Berikut ini faktor pemicu terjadinya asma

  • Cuaca yang dingin dapat memicu terjadinya asma selain itu perubahan suhu dan kelembapan udara juga dapat memicu terjadinya asma
  • Infeksi
  • Alergi
  • Asap rokok
  • Iritasi
  • Emosi yang berlebihan seperti Cemas , menangis dan stres juga dapat memicu terjadinya asma
  • Akitivitas fisik yang terlalu berat

Rekomendasi Produk:

Faktor  Risiko Asma

Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya asma, antara lain:

  • Bayi yang lahir secara prematur
  • Bayi yang lahir dengan berat badan di bawah normal
  • Keluarga yang memiliki riwayat penyakit yang sama
  • Penderita penyakit bronkitis
  • Alergi terhadap suatu makanan

 

Cara Mencegah Asma

Penyakit asma dapat dikendalikan selama kita dapat menerapka pola hidup yang sehat. Untuk mencegah asma perlu perhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Hindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya asma
  • Mengikuti anjuran dokter dalam melakukan penanganan asma
  • Kenali penyebab asma yang berat
  • Gunakan obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter secara teratur

Umumnya jika penderita asma kambuh maka dokter menyarankan untuk menggunakan inhaler. Namun jika menggunakan inhaler asma semakin memburuk maka segera konsultasi pada dokter yang menangani anda

 

Fakta dan Mitos tentang Micin, Berbahayakah?

Fakta dan Mitos tentang Micin, Berbahayakah?

Micin (MSG) adalah zat aditif yang dipakai untuk meningkatkan cita rasa sebuah masakan atau makanan. Nama populer MSG ini di kalangan anak muda jaman sekarang adalah Micin. MSG adalah garam sodium dari asam glutamat.

MSG sejatinya berasal dari tetes tebu atau tepung tapioka dan bukan merupakan limbah beracun yang berbahaya. Kemudian proses produksi MSG ini dalam sebuah pabrik juga dijalankan secara steril yakni melalui serangkaian proses termasuk proses penting seperti fermentasi mikroba. Proses ini adalah metode yang umum digunakan untuk mengolah makanan seperti tempe, keju, dan tape. Jadi dari segi produksi atau proses pembuatan micin itu sendiri tergolong aman dan tidak berbahaya.

Wujud dari MSG memang berbentuk kristal putih, tetapi belum tentu hal ini buruk. Lalu, tubuh kita pun sebetulnya tidak dapat membedakan mana glutamat alami dan mana yang MSG. Efek samping pada tubuh kita pun sama, begitu pula dengan proses tubuh dalam mencerna zat ini.

Apa efek samping dari MSG atau yang akrab disapa dengan micin ini?

MSG atau asam glutamat ini mempunyai fungsi sebagai neurotransmitter di otak, yang fungsinya untuk merangsang sel-sel saraf dalam menyampaikan sinyalnya. Ada beberapa orang yang menduga bahwa MSG bisa menyebabkan glutamat yang berlebihan di otak dan stimulasi sel-sel saraf yang berlebihan. Memang tidak bisa dipungkiri, adanya peningkatan aktivitas glutamat di otak dapat menyebabkan kerusakan. Namun, hal ini bisa saja terjadi apabila kita mengonsumsi MSG dalam jumlah yang terlalu besar atau banyak.

Dalam sebuah penelitian juga membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi MSG dalam jumlah besar bisa meningkatkan kadar darah sebesar 556 persen. Disamping itu, adapula sebuah riset yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Nutrition yang menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi micin secara berlebihan atau dalam kadar jumlah tinggi rentan terhadap obesitas/kegemukan.

Lalu, mengapa micin dinilai memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan bahkan ada mitos yang mengatakan bahwa micin bisa membuat bodoh?

Pendapat di atas itu tidak sepenuhnya benar atau bisa dianggap hanya sebuah mitos saja. Fakta yang benar menurut kesehatan akan dijelaskan seperti berikut ini.

Hal ini diungkap pada tahun 1960 an oleh Badan keamanan pangan Amerika Serikat (FDA) yang menerima banyak laporan mengenai efek samping yang dialami banyak pengunjung restoran masakan Cina. Dari sinilah muncul istilah Chinese Restaurant Syndrome yang diklaim sebagai salah satu efek MSG atau micin.

Disebut dengan istilah ini sebab pertama kali yang mendapati gejala ini adalah seorang dokter bernama dr. Ho Man Kwok, saat ia sedang makan di restoran Cina. Meskipun demikian, dokter tersebut sebenarnya tidak mengidentifikasi MSG (atau bahan masakan apapun) sebagai penyebab CRS.

Konon gejala dari Chinese Restaurant Syndrome antara lain nyeri kepala, kulit yang kemerahan, dan berkeringat. Meskipun, belum banyak penelitian ilmiah yang memperlihatkan hubungan antara MSG atau micin dengan gejala-gejala tersebut pada manusia. Dan, hingga sekarang belum juga ada bukti bahwa CRS adalah kondisi medis yang nyata atau bisa dibilang hanya mitos semata.

MSG atau micin bukan zat yang berbahaya?

MSG atau micin sejatinya bukan zat yang berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi secara wajar atau tidak berlebihan. Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari Badan kesehatan dunia seperti World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), dan juga Kementerian Kesehatan RI, mengklaim MSG sebagai bahan makanan yang aman digunakan. Hanya saja mengonsumsinya tidak boleh berlebihan karena bisa berefek buruk bagi kesehatan.

Kemudian dalam sebuah penelitian terbitan American Journal of Clinical Nutrition  menyatakan bahwa masyarakat luas tetap harus waspada terhadap efek samping kesehatan yang mungkin terjadi akibat mengonsumai MSG dan agar lebih bijak mengatur porsinya. Hal inilah yang membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan AS meminta produsen makanan dan restoran-restoran untuk tetap mencantumkan MSG dalam daftar komposisi produk mereka.

Selain itu apabila MSG atau micin ini dikonsumsi secara wajar justru akan memberikan manfaat bagi kesehatan. Hal ini dibuktikan pada tahun 2013 saat Liputan6 tengah melansir berita bahwa rumah sakit akan menggantikan garam dalam makanan mereka dengan monosodium glutamat. Dengan alasan bahwa MSG mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan garam dapur biasa. Sehingga penyedap rasa dirasa lebih aman bagi pasien yang mengidap hipertensi atau individu yang harus menghindari asupan garam dalam dietnya sehari-hari.

Jadi, berapa batas aman mengonsumsi MSG atau micin?

Menurut WHO atau rekomendasi dari WHO batas maksimal konsumsi MSG adalah maksimal dalam sehari sebanyak 6 gram. Sedangkan rata-rata praktiknya di lapangan orang Indonesia hanya mengonsumsi sekitar 0,65 gram MSG setiap harinya. Jadi, sangat sedikit dibandingkan batas maksimal 5 atau 6 gram yang dianjurkan oleh WHO.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI merekomendasikan batas aman MSG sebanyak 5 gram per hari. Oleh karena itu, kita sebenarnya tidak perlu khawatir, sebab kita juga tidak mengonsumsi MSG terlalu banyak atau hanya dalam jumlah sedikit saja.

Jadi, mulai saat ini sudah jelas bahwa MSG atau micin yang berbahaya dan bahkan bisa menimbulkan bodoh adalah sebuah mitos semata. Tidak perlu takut lagi pada isu kesehatan yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan atau tanpa bukti ilmiah yang benar. Faktanya, MSG atau micin hanya garam penyedap rasa, bukan racun penyebab penyakit mematikan sebagaimana yang selama ini dipercaya.

Sumber:
1. https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/health/read/2019/12/27/090000868/mitos-atau-fakta-micin-berbahaya-bagi-kesehatan-manusia
2. https://www.hipwee.com/tips/asal-tak-dikonsumsi-berlebihan-msg-itu-sebenarnya-aman/

 

Baca Juga : Khasiat Buah Bilberry

Diare

Diare

Diare adalah keadaan dimana penderitanya menjadi lebih sering buang air besar, dengan tinja/fases yang encer.  Diare disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang ada pada makanan dan minuman. Diare adalah penyakit endemis yang berpotensi Kejadian luar biasa (KLB) yang dapat mengakibatkan kematian. Berdasarkan data Kemenkes RI pada tahun 2018, jumlah penderita diare sebanyak 62,93%. Diare biasanya dapat belangsung berhari – hari atau bahkan  berminggu-minggu. Diare dapat dibedakan menjadi 2 yaitu diare akut dan kronis. Diare aku berlangsung satu hingga dua hari, sedangkan diare kronis dapat berlangsung sekitar empat minggu bahkan bisa lebih.

 

Penyebab Diare

Umumnya diare terjadi akibat kurangnya cairan yang tidak dapat diserap dengan baik oleh usus. Pada kondisi normal, Cairan dari makanan yang kita konsumsi akan diserap oleh usus sehingga kotoran (fases) menjadi setengah padat. Apabila cairan tersebut tidak dapat diserap dengan baik oleh usus, fases yang akan dihasilkan menjadi lembek atau cair. ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan diare yaitu

Diare Akut (Diare yang berlangsung secara singkat)

Diare ini biasanya disebabkan oleh:

  • Virus
  • Bakteri
  • Parasit
  • Alergi makanan
  • Pemanisan buatan pada makanan
  • efek samping obat-obatan

Diare Kronis (Diare yang berlangsung lama)

Diare ini biasanya disebabkan oleh:

  • Penyakit Crohn merupakan radang pada lapisan sistem pencernaan
  • Coeliac adalah penyakit yang menyebabkan tubuh menolak protein gluten
  • Radang pankreas
  • Kanker usus
  • Sindrom iritasi usus besar

 

Faktor Risiko Diare

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan risiko seseorang menderita diare. Seperti:

  • Tidak mencuci tangan dengan sabun.
  • Tempat penyimpanan dan persiapan makanan yang tidak bersih
  • dapur dan toilet kotor
  • Air kotor
  • makanan sisa yang sudah dingin

 

Gejala Diare

Setiap penderita memiliki gejala diare yang berbeda-beda. Sebagian penderita menghasilkan fases/tinja yang sangat encer ada juga yang tak terlalu encer. Berikut ini gejala yang disebabkan oleh diare:

  • Kram atau nyeri perut
  • Muntah dan mual
  • Pusing dan Lemas
  • Sering haus
  • nafsu makan yang hilang
  • Feses cair dan lembek
  • Demam
  • Dehidrasi

Masa pemulihan diare pada orang dewasa umumnya  2 – 4 hari sedangkan masa pemulihan untuk anak-anak lebih lama 5 – 7 hari kerja. Jika diare berlangsung lebih dari 1 minggu segera periksa ke dokter.

Lalu kapan harus periksa ke dokter ?

Jika mengalami ini segera ke dokter

  • Warna fases gelap
  • Ada darah pada fases
  • Kurang tidur
  • Berat badan menurun
  • Mual dan muntah

Segera periksa ke dokter jika anak mengalami gejala berikut ini:

  • Gejala dehidrasi misalnya seperti tangan dan kaki yang dingin, kulit pucat, jarang buang air kecil, sering mengantuk
  • Demam tinggi
  • Darah dan nanah pada fases
  • Warna fases gelap
  • Mulut kering
  • Lesu
  • Produksi urin menurun

Diare pada bayi atau anak kecil harus segera ditangani karena dapat membahayakan nyawa.

 

Komplikasi Diare

Penyakit ini pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, namun jika  semakin parah dan berlangsung lama dapat menyebabkan komplikasi. Berikut ini komplikasi yang dapat menyerang akibat diare, di antaranya:

  • Dehidrasi
  • Sepsis merupakan infeks yang dapat menyebar ke organ lainnya
  • Malnutrisi adalah penurunan kekebalan tubuh pada anak, terutama pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun
  • Ketidakseimbangan elektrolit yang dapat ditandai dengan lemas, lumpuh hingga kejang. hal ini dapat disebabkan karena cairan elektrolit ikut terbuang bersama air yang keluar saat diare.
  • Kulit yang berada di sekitar anus mengalami iritasi karena pH tinja yang asam.

 

Cara Mengatasi Diare

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan ketika mengalami diare  seperti:

  • Mengkonsumsi banyak cairan
  • Konsumsi makanan setengah padat dan rendah serat secara bertahap
  • Menghindari makanan tertentu seperti, makanan pedas, dsb
  • Pertimbangkan jika mengonsumsi probiotik.

 

Rekomendasi Produk

 

Cara Pencegahan Diare

Untuk mencegah terjadinya diare diperlukan kedisiplinan seseorang dalam menjaga kebersihan, dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dapat terhindar dari virus atau mikroorganisme lain. Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk:

  • Rajin mencuci tangan
  • Hindari memakan buah atau sayuran yang belum matang.
  • Konsumsi makanan yang sudah dimasak
  • Minum air matang

 

 

 

 

Khasiat Pasak Bumi bagi Pria

Khasiat Pasak Bumi bagi Pria

Apa sih khasiat pasak bumi?

Pasak bumi adalah tanaman yang diketahui bisa meningkatkan gairah seksual pria. Tanaman ini asalnya dari sebuah akar tumbuhan yang bernama eurycoma longifolia.

Selain bermanfaat bagi seksualitas pria, tanaman pasak bumi juga kerap disebut dengan nama populer tongkat ali. Mungkin nama tongkat ali ini juga tidak asing bagi kalangan kaum pria di negara Indonesia.

Secara khusus akar pasak bumi mempunyai beberapa senyawa aktif seperti Eurycomalactone, Eurycomaoside, Eurycolactone, Eurycomanone dan juga Quassinoids. Kemudian senyawa lain yang terdapat pada akar pasak bumi adalah antioksidan.

Zat antioksidan sendiri memang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas yang bisa merusak kerusakan sel.

Berikut ini adalah 10 khasiat akar pasak bumi khusus bagi pria.

1. Mengatasi disfungsi ereksi seksual pada pria.

Tanaman pasak bumi ini memang telah terbukti berkhasiat dalam meningkatkan libido dan gairah seksual pada pria.

Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian oleh Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, bahwa 109 pria berhasil mengalami peningkatan gairah seksual, jumlah air mani, kualitas sperma juga bagus dan permasalahan impotensi dapat teratasi dengan baik. Sehingga ekstrak pasak bumi dibuat sebagai obat kuat dan sangat membantu pria dalam permasalahan disfungsi ereksi serta kesuburannya.

 

2. Energi pada tubuh pria lebih meningkat.

Kandungan senyawa quassinoid pada tanaman pasak bumi, begitu juga dengan zat lain yaitu eurycomaoside, eurycolactone, dan eurycomanone. Diklaim bisa mengurangi kelelahan fisik, meningkatkan energi dan juga daya tahan tubuh lebih meningkat.

Jadi kesimpulannya, suplemen yang mengandung akar pasak bumi berfungsi sebagai ergogenik yakni suatu zat yang mampu meningkatkan kinerja fisik, meningkatkan komposisi tubuh, termasuk jaringan lemak tubuh total, jaringan tanpa lemak, mineral tulang, dan cairan tubuh. Tak heran, apabila pria mengonsumi pasak bumi untuk obat alami agar lebih kuat saat bercinta di ranjang.

 

3. Bisa mengurangi stress

Bagi Anda atau terutama pria yang sering mengalami stress karena pekerjaan, bisa mengonsumsi akar pasak bumi ini. Sebab, akar pasak bumi bisa menurunkan hormon stres, meminimalisir rasa cemas dan meningkatkan mood atau suasana hati.

Dalam Journal of the Interational Society of Sports Nutrition, disebutkan bahwa 63 orang yang mengonsumsi obat herbal dari pasak bumi sebanyak 200 mg, tingkat stresnya cenderung stabil. Kemudian, secara signifikan mereka tidak lagi mengalami stres, rasa marah atau emosi berlebihan dan rasa tegang setelah rutin meminum ramuan dari akar pasak bumi.

 

4. Meningkatkan libido atau gairah seksual pria

Apabila Anda mengalami permasalahan dalam gairah seksual yang rendah, ekstrak dari tanaman pasak bumi ini bisa memulihkan nafsu seks yang rendah tersebut.

Hal ini dibuktikan dalam Penelitian oleh School of Pharmaceutical Sciences, University of Science Malaysia bahwasanya tanaman pasak bumi berhasil meningkatkan libido pada pria, bahkan tanpa perlu rangsangan seksual secara fisik.

 

5. Membantu membesarkan dan membentuk otot.

Pasak bumi atau yang disebut juga dengan tongkat ali memang tanaman herbal yang memenuhi kebutuhan para pria. Ternyata tumbuhan ini juga bisa membantu para pria dalam membentuk otot agar lebih besar juga.

Hal ini dibuktikan dalam British Journal of Sports Medicine bahwa mengonsumsi 100 mg ekstrak akar pasak bumi setiap hari dalam kurun waktu 5 minggu secara rutin bisa meningkatkan massa otot para atlet.

Namun, tidak hanya mengonsumsi tanaman pasak bumi saja. Anda juga harus mengimbanginya dengan berolahraga secara teratur dan menerapkan pola makan yang sehat.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

6. Membantu pencegahan penuaan dini pada pria

Tanaman pasak bumi atau tongkat ali ini juga mampu mencegah penuaan dini pada pria. Hal ini dibuktikan pada studi dengan responden yang mengonsumi pasak bumi sebanyak 200 mg per hari, dapat mencegah penurunan testosteron pada pria dewasa.

Menurunnya hormon testosteron merupakan salah satu hal yang dialami oleh pria saat usianya bertambah. Kemudian, kondisi ini juga bisa berpengaruh pada kehidupan seksualnya.

 

7. Meningkatkan sistem metabolisme pria

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Ethnopharmacology. Hal ini terbukti bahwa mengonsumsi ekstrak pasak bumi secara rutin bisa meningkatkan sensitivitas hormon insulin, membantu peningkatan penyerapan glukosa dalam sel dan mengurangi jumlah total lipid dalam jaringan adiposa.

Kemudian, manfaat lain dari akar pasak bumi ialah meningkatkan kepadatan tulang, melindungi lapisan pencernaan dan mengembalikan keseimbangan mikrobioma pada usus serta meningkatkan imunitas tubuh.

 

8. Melawan penyakit kanker atau antikanker

Tumbuhan akar pasak bumi ini diketahui bisa melawan penyakit berbahaya seperti kanker. Sebab, dalam kandungan akar pasak bumi terdapat beberapa senyawa yang bisa memberikan efek antikanker.

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2005 oleh ilmuwan bernama Tee TT dan Azimahtol HL dari sebuah jurnal berjudul Anticancer Research. Tanaman pasak bumi mampu memberikan efek antiproliferasi terhadap sel kanker payudara.

Lain halnya dengan, sebuah penelitian pada tahun 2003 yang diprakarsai oleh Universitas Nasional Cheng Kung dan diterbitkan dalam The Journal of Natural Products. Menunjukkan bahwa obat herbal dari tanaman akar pasak bumi bisa membunuh sel kanker paru-paru dan berfungsi dalam pengobatan antimalaria.

 

9. Dapat menurunkan tekanan darah atau hipertensi.

Akar pasak bumi diketahui bisa menghilangkan sakit kepala dan juga mengurangi hipertensi. Hal ini dibuktikan pada sebuah penelitian dengan melibatkan tikus jantan yang diberi 15 miligram pasak bumi selama waktu kurang lebih 12 minggu.

Kemudian, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tikus dengan diet tinggi lemak mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan.

Meskipun, penelitian terhadap tanaman akar pasak bumi ini lebih diutamakan pada sifat afrodisiak yang telah terbukti meningkatkan kadar testosteron pada pria. Penelitian lebih dalam terkait adanya kemungkinan efek obat herbal dalam mengatasi hipertensi dan apakah hal ini ada hubungannya dengan kadar testosteron serum.

 

 

Sumber:
https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/manfaat-pasak-bumi-untuk-pria/

https://doktersehat.com/5-manfaat-pasak-bumi-untuk-kesehatan-tubuh-pria/

Dahsyatnya Khasiat Daun Ashitaba

Dahsyatnya Khasiat Daun Ashitaba

Tahukah Kamu Daun Ashitaba!!! Apa sih khasiatnya?

Mungkin di luar sana banyak orang yang belum mengetahui daun Ashitaba ini. Ashitaba adalah tanaman asli dari negara Jepang yang konon memiliki banyak khasiat dalam bidang kesehatan dan tubuh.

Ashitaba juga dikenal dengan nama latin Angelica Keiskei Koidzumi dan berasal dari Hachi Jo Island yang mana berarti pulau panjang umur.

Tanaman ashitaba ini konon telah banyak digunakan oleh para tabib untuk mengobati berbagai macam penyakit sejak zaman Dinasti Ming (1518 – 1593).

Salah satu khasiat tanaman Ashitaba yang diperoleh dari sebuah riset yaitu tanaman ini bisa membuat para penduduk di Hachi Jo Island lebih panjang umur dengan mengonsumsi Ashitaba.

Apabila kalian ingin menanam dan memelihara tanaman Ashitaba ini pastikan lingkungan sekitarmu beriklim sejuk. Pasalnya dengan ini tanaman Ashitaba bisa tumbuh optimal hingga 2-3 meter dan usianya bisa mencapai 15 tahun.

Berikut ini adalah beberapa khasiat daun Ashitaba:

1. Dapat mencegah kanker

Kandungan zat aktif Xanthoangelol dan 4-hydroxyderricin pada chalcones yang terdapat di batang dan daun ashitaba ini, dipercaya ampuh mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kemudian chalcones ini juga mengandung zat flavonoid yang kaya akan antioksidan. Hal ini bisa bermanfaat untuk menangkal radikal bebas yang bisa mengurangi kerusakan sel pada tubuh akibat radikal bebas tersebut. Bahaya akan radikal bebas ini juga menjadi salah satu pemicu penyakit kanker yang bisa mengancam jiwa.

2. Membuat rambut lebih sehat

Tanaman ashitaba ini juga mengandung vitamin E yang sangat baik bagi kesehatan rambut. Kandungan vitamin E pada ashitaba bisa merangsang pertumbuhan rambut, menyehatkan kulit kepala dan mencegah rambut dari kerontokan. Tak heran, apabila orang Jepang mempunyai rambut sehat dan berkilau mungkin karena mengonsumsi daun ashitaba ini.

3. Menyehatkan mata

Tanaman ashitaba juga dikenal dengan nama seledri jepang. Daun ashitaba juga memiliki kandungan vitamin A yang sangat baik bagi kesehatan mata. Perlu diketahui bahwa vitamin A ini berguna untuk mempertajam penglihatan dan dapat mencegah kerusakan pada mata.
Apalagi bagi kalian yang gemar bermain gadget atau menatap layar monitor terlalu lama, mulai sekarang bisa mengonsumsi daun ashitaba ini selain wortel.

 

4. Dapat membuat imunitas tubuh meningkat

Kandungan antioksidan pada tanaman ashitaba ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kita tidak mudah terserang penyakit.

Apabila imunitas kita baik dan kuat maka penyakit juga tidak akan masuk ke dalam tubuh atau jarang sakit. Terlebih lagi di saat wabah Covid-19 ini, kita butuh asupan makanan ataupun tanaman herbal yang bisa membuat imun kita lebih kuat.

Selain itu, daun ashitaba juga dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah dan resiko akan penyakit jantung.

 

5. Dapat menurunkan kadar kolesterol

Apabila Anda mempunyai masalah tekanan darah, bisa mengonsumsi daun ashitaba yang bermanfaat dalam menetralkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol.

Tekanan darah yang normal membuat tubuh kita lebih sehat, sebaliknya apabila tekanan darah terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat mengganggu kesehatan.

Daun ashitaba mampu menstabilkan tekanan darah pada tubuh, sehingga mampu mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dan juga bisa mencegah terjadinya penyakit stroke atau serangan jantung.

Disamping itu, tanaman ashitaba cocok dikonsumsi bagi orang yang mempunyai tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah.

 

6. Dapat memperbaiki fungsi hati dan ginjal

Kedua organ baik hati dan juga ginjal sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh yakni berperan penting dalam menyaring racun dan empedu agar tidak larut dalam aliran darah yang dipompa ke seluruh tubuh.

Apabila kedua organ tubuh ini mengalami gangguan bisa menimbulkan masalah serius atau penyakit serius misalnya gagal ginjal dan penyakit hati atau hepatitis.

Nah, daun ashitaba ini bermanfaat untuk menjaga kinerja organ hati dan ginjal. Dengan mengonsumsi tanaman ini secara rutin sangat baik untuk memperbaiki sitem organ hati dan juga ginjal.

 

7. Dapat membantu menurunkan berat badan

Bagi orang yang memiliki tubuh gemuk atau sedikit berisi pasti ingin memiliki tubuh yang ideal? Hal ini bisa kita peroleh, apabila sistem pencernaan berjalan dengan baik.

Daun ashitaba ini diketahui mempunyai kandungan serat yang banyak dan bisa melancarkan sistem pencernaan sehingga mencegah penumpukan zat sisa-sisa dalam tubuh.

Kandungan serat yang terdapat dalam tanaman ashitaba atau seledri jepang juga mampu membakar lemak dengan jalan membuat metabolisme dalam tubuh meningkat.

Selain itu, saat metabolisme tubuh kita meningkat atau berjalan dengan baik maka lemak dalam tubuh bisa terbakar dengan sempurna.

Oleh karena itu, kalian bisa memiliki tubuh yang lebih ideal dengan rutin mengonsumsi daun ashitaba yang cocok juga untuk asupan program diet.

 

8. Daun ashitaba tommorow leaves

Hal ini sudah tidak asing lagi bahwa menurut sejarah Jepang, daun Ashitaba bermanfaat untuk panjang umur, bahkan sampai dicari-cari oleh kaisar pertama Cina dari Dinasti Chin.

Kemudian, pada masa jaman Edo tanaman ashibata juga dikenal sebagai jamu-jamuan atau tumbuhan herbal yang bisa memperpanjang umur dan khasiatnya yang dahsyat dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

 

9. Kandungan chalcones pada tanaman ashitaba yang mengagumkan

Daun ashitaba diketahui mengandung chalcones yakni cairan pekat berwarna kuning pada batang dan juga daunnya. Senyawa atau zat chalcone inilah yang berfungsi dalam membersihkan darah, menstimulasi fungsi hati, bisa untuk menetralkan racun dalam tubuh. Selain itu, berguna juga dalam meningkatkan kinerja sistem pada ginjal atau ginjal bisa berfungsi dengan baik, terutama dalam proses membuang racun dari dalam darah.

 

Rekomendasi Produk Untuk anda:

 

Sumber:

1. https://www.popmama.com/life/health/atika-dian/manfaat-daun-ashitaba-untuk-kesehatan-yang-bikin-panjang-umur

2. https://senisehat.com/2018/11/06/7-manfaat-dari-tanaman-ashitaba-nomor-1-paling-disukai-wanita/

Penyebab Wasir beserta Gejala dan Cara Pencegahannya

Penyebab Wasir beserta Gejala dan Cara Pencegahannya

TAHUKAH KAMU PENYEBAB WASIR ?

Wasir  atau hemoroid atau yang sering kita kenal dengan Ambeien merupakan pembengkakan dan peradangan pembuluh darah vena di rektum (Wasir   internal) dan  anus (Wasir eksternal) yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan pendarahan. Wasir  (Ambeien) dapat terjadi pada siapa saja, namun penyakit ini  lebih sering terjadi pada usia 50 tahun keatas serta ibu hamil dan pasien sembelit atau diare kronis. Jika Wasir  (Ambeien) tidak segera ditangani maka dapat mengakibatkan penggumpalan darah yang dapat menimbulkan pembengkakan dan benjolan keras disekitar anus disertai rasa nyeri yang hebat.  Penggumpalan darah pada Wasir  (Ambeien) yang pecah dapat mengakibatkan pendarahan yang lebih banyak lagi, serta dapat mengakibatkan kelaian kulit. Wasir  (Ambeien) yang mengalami strangulasi (terpuntir) dapat menimbulkan infeksi. Selain itu Wasir  (Ambeien) yang mengalami pendarahan juga beresiko mengalami anemia.

Klasifikasi Wasir (Ambeien)

1. Klasifikasi Wasir (Ambeien) berdasarkan Jenisnya

Berdasarkan Jenisnya Wasir (Ambeien) dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

  • Wasir (Ambeien) Internal adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul di dalam rektum sehingga tidak terlihat dari luar. Gejala yang muncul pada Wasir (Ambeien) internal adalah adanya pendarahan dubur dan biasanya tidak terasa sakit.

  • Wasir (Ambeien) Prolapse adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul keluar dari anus yang tidak dapat didorong masuk , benjolan ini menyebabkan rasa perih dan sembelit. Wasir jenis ini perlu dioperasi jika kondisinya semakin parah.
  • Wasir (Ambeien) Eksternal adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul dibawah permukaan kulit disekitar anus sehingga terlihat dari luar. Wasir (Ambeien) jenis ini akan terasa sakit karena adanya pembengkakan yang terlihat dari luar sehingga lebih sensitif.  Jika dibiarkan dapat memicu terjadinya infeksi kulit.

2. Klasifikasi Wasir (Ambeien) berdasarkan Tingkat Keparahannya

Berdasarkan tingkat keparahannya Wasir (Ambeien)dibagi menjadi 4 stadium yaitu :

    • Stadium 1 : pembengkakan (benjolan) yang muncul di dalam dinding anus, ukurannya kecil dan tidak terlihat sehingga belum menimbulkan gejala apapun, namun saat buang air besar akan timbul rasa tidak nyaman. Pada stadium ini benjolan akan terlihat ketika di periksa dengan endoskopi.
    • Stadium 2 : Pada stadium ini  pembengkakan pembuluh darah vena (benjolan) sudah mulai dapat teraba, dapat keluar dari anus namun masih bisa masuk kembali dengan sendirinya dan belun ada pendarahan. Pada stadium ini jika terjadi infeksi dapat mengakibatkan rasa panas dan gatal pada anus, dan apabila duduk terlalu lama serta buang air besar rasa panas tersebut akan meningkat.
    • Stadium 3 : Di stadium 3 ini pembengkakan (benjolan) akan lebih sering keluar dari anus namun sudah tidak dapat masuk kembali dengan sendirinya melainkan membutuhkan bantuan tangan untuk memasukkannya. Sama dengan pada stadium 2 dimana pada stadium ini juga dapat menimbulkan rasa panas apabila duduk terlalu lama serta buang air besar  dan saat terjadi kontraksi benjolan bisa pecah dan dapat menyebabkan pendarahan.
    • Stadium 4 : Wasir (Ambeien) pada stadium ini sudah dapat dikatakan parah karena sudah tidak dapat dimasukkan kembali meskipun dengan jari tangan. Pada stadium ini akan sering terjadi pendarahan  karena benjolan semakin membesar. Sehingga dapat menyebabkan kekurangan dara atau penurunan hemoglobin

Penyebab Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien) disebabkan karena adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang berada di rektum atau anus. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan Wasir  (Ambeien) antara lain:

  • Terlalu lama mengejang saat buang air besar
  • Terlalu sering mengangkat benda berat
  • Semakin tua usia seseorang, semakin lemah penopang jaringan tubuh
  • Sering batuk dan muntah
  • Berat badan yang berlebih (obesitas)
  • Duduk dalam waktu lama
  • Ibu hamil
  • Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat (seperti buah dan sayur)

Gejala Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien) umumnya memiliki gejala ringan. Gejala tersebut dapat sembuh dalam beberapa hari. Gejala yang sering muncul antara lain:

  • Pendarahan setelah buang air besar
  • Rasa nyeri dan sensitif yang disebabkan adanya benjolan yang menggantung diluar anus
  • Pembengkakan, kemerahan dan rasa nyeri di sekitar anus dan didalam anus yang tidak terlihat
  • Rasa gatal disekitar anus
  • Keluar lendir setelah buang air besar

Rekomendasi Produk Untuk anda:

Pencegahan Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien)  dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat agar dapat mengurangi nyeri pada  pembuluh darah disekitar anus. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah Wasir  (Ambeien) antara lain:

  • Perbanyak minum air mineral
  • Jangan menunda buang air besar.
  • Kurangi mengonsumsi kafein dan minuman beralkohol
  • Perbanyak megonsumsi makanan berserat
  • Olahraga secara teratur
  • Kurangi duduk terlalu lama
  • Hindari mengejan saat buang air besar
  • Obat – obatan yang dapat menyebabkan sembelit harus dihindari

 

 

Pandemi Virus Corona Lengkap Penyebab Gejala Diagnosis

Pandemi Virus Corona Lengkap Penyebab Gejala Diagnosis

Apakah Covid-19 itu?

Apakah Covid 19 Surabaya

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona atau yang disebut dengan severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2).

Menurut para ahli, virus Corona ini menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, lalu bisa juga menginfeksi organ paru-paru secara berat/kronis hingga memicu kematian pada seseorang.

Virus Corona atau Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan jenis baru dari Coronavius yang bisa menular ke manusia.

Adapun virus ini menyerang juga tidak pandang bulu, baik orang dewasa, remaja, anak-anak dan bayi, lansia atau (golongan usia lanjut), ibu hamil dan juga menyusui.

Covid-19 (Corona Virus Disease 2019), awal mula kemunculannya yang kita ketahui dari kota Wuhan, China tepatnya diprediksi pada Desember 2019.

Virus ini pun memang cepat sekali menular dan menyebar hingga hampir ke semua negara, termasuk negara Indonesia.

Coronavirus sendiri adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Dalam banyak kasus yang beredar.

Gejala infeksi dari virus ini bisa berupa infeksi pernapasan ringan seperti flu, tetapi gejalanya juga bisa lebih parah yakni menyebabkan infeksi pernapasan berat misalnya infeksi paru-paru (pneunomia).

Gejala Infeksi Covid-19 ( Corona Virus Disease 2019)

Gejala Infeksi Covid-19

Virus Corona yang menginfeksi khususnya pada manusia memang bisa menimbulkan gejala yang beragam artinya antara satu orang yang terpapar dengan yang lainnya bisa saja berbeda gejalanya.

Bahkan di Indonesia belakangan ini ada orang yang terpapar virus Corona tanpa menunjukkan gejala yang jelas dan saat dilakukan pengetesan orang tersebut konon positif Covid-19.

Maka dari itu kita perlu waspadai apabila tubuh kita menunjukkan gejala virus Corona yang terbilang ringan seperti berikut:

  • hidung beringus
  • sakit kepala
  • batuk
  • sakit tenggorokan
  • demam dan merasa tidak enak badan (suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius)

Kemudian, perlu ditegaskan pula bahwa virus Corona juga bisa menunjukkan gejala yang lebih parah, infeksinya bisa berubah menjadi penyakit bronkitis dan pneumonia dengan gejala seperti berikut.

  • demam tinggi
  • batuk dengan lendir atau berdahak
  • sesak napas
  • nyeri dada atau sesak saat bernapas dan disertai batuk.

Kemudian infeksi virus Corona ini juga akan lebih parah apabila menyerang invidu tertentu misalnya orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau paru-paru, kanker, individu dengan sistem kekebalan tubuh atau imunitasnya lemah seperti pada bayi dan orang yang lanjut usia serta perokok.

Ada pula beberapa gejala lain yang mungkin muncul pada individu yang terinfeksi oleh virus Corona, walaupun lebih sedikit atau jarang yakni:

  • diare
  • konjungtivitis
  • hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau
  • muncul ruam pada kulit

Gejala-gejala terinfeksi Covid-19 umumnya muncul dalam kurun waktu dua hingga 2 minggu setelah penderita tersebut terpapar virus Corona.

Seorang individu bisa terpapar Covid-19 dengan berbagai cara, yakni:

  1. Individu tersebut tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar, saat penderita Covid-19 batuk atau bersin.
  2. Aktivitas memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Terlebih lagi apabila seseorang tersebut sehabis menyentuh benda yang terkena cipratan ludah si penderita Covid-19.
  3. Kontak jarak dekat dengan penderita Covid-19.

Sebab virus Corona ini mudah sekali menular. Tidak menutup kemungkinan para tenaga medis yang merawat pasien Covid-19 ini juga bisa terinfeksi.

Oleh karenanya, baik para tenaga medis atau mungkin kerabat dekat yang memiliki kontak dengan pasien Covid-19 ini perlu sekali menggunakan alat pelindung diri (APD).

Pencegahan Covid-19

Pencegahan Covid-19

Akibat hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah infeksi Covid-19. Maka dari itu kita sebaiknya melakukan pencegahan seperti berikut.

  1. Terapkan physical distancing atau menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain.
  2. Usahakan jangan keluar rumah, kecuali ada keperluan yang mendesak.
  3. Selalu gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian, termasuk misalnya saat pergi berbelanja ke pasar tradisional atau pusat perbelanjaan.
  4. Harus rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%.
  5. Sebaiknya jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan dengan bersih.
  6. Hindari kontak dengan penderita Covid-19 atau orang yang dicurigai positif telah terinfeksi virus Corona. Begitu juga dengan orang yang sedang sakit demam, batuk atau pilek.
  7. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  8. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup yang sehat seperti, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga secara rutin, beristirahat yang cukup dan hindari stress.
  9. Selalu jaga kebersihan benda yang disentuh dan kebersihan lingkungan kita, termasuk kebersihan rumah.
  10. Minum banyak vitamin salah satunya madu karena sangat baik untuk kekebalan tubuh.

Diagnosis Covid-19

Diagnosis Covid-19

Guna memastikan diagnosis Covid-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut.

  1. Rapid test untuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang diproduksi oleh tubuh guna melawan virus Corona.
  2. Swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di dalam dahak.
  3. CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Langkah berikutnya, hasil rapid test Covid-19 positif, hal ini kemungkinan besar menunjukkan bahwa seorang individu memang sudah terinfeksi virus Corona.

Namun, bisa juga berarti orang tersebut terinfeksi oleh virus lain.

Sedangkan apabila hasil rapid test Covid-19 menunjukkan hasil yang negatif, hal ini belum tentu menandakan bahwa individu tersebut mutlak terbebas dari virus Corona.

Tertarik Produk nya? Hubungi Kami