Fakta dan Mitos tentang Micin, Berbahayakah?

Fakta dan Mitos tentang Micin, Berbahayakah?

Micin (MSG) adalah zat aditif yang dipakai untuk meningkatkan cita rasa sebuah masakan atau makanan. Nama populer MSG ini di kalangan anak muda jaman sekarang adalah Micin. MSG adalah garam sodium dari asam glutamat.

MSG sejatinya berasal dari tetes tebu atau tepung tapioka dan bukan merupakan limbah beracun yang berbahaya. Kemudian proses produksi MSG ini dalam sebuah pabrik juga dijalankan secara steril yakni melalui serangkaian proses termasuk proses penting seperti fermentasi mikroba. Proses ini adalah metode yang umum digunakan untuk mengolah makanan seperti tempe, keju, dan tape. Jadi dari segi produksi atau proses pembuatan micin itu sendiri tergolong aman dan tidak berbahaya.

Wujud dari MSG memang berbentuk kristal putih, tetapi belum tentu hal ini buruk. Lalu, tubuh kita pun sebetulnya tidak dapat membedakan mana glutamat alami dan mana yang MSG. Efek samping pada tubuh kita pun sama, begitu pula dengan proses tubuh dalam mencerna zat ini.

Apa efek samping dari MSG atau yang akrab disapa dengan micin ini?

MSG atau asam glutamat ini mempunyai fungsi sebagai neurotransmitter di otak, yang fungsinya untuk merangsang sel-sel saraf dalam menyampaikan sinyalnya. Ada beberapa orang yang menduga bahwa MSG bisa menyebabkan glutamat yang berlebihan di otak dan stimulasi sel-sel saraf yang berlebihan. Memang tidak bisa dipungkiri, adanya peningkatan aktivitas glutamat di otak dapat menyebabkan kerusakan. Namun, hal ini bisa saja terjadi apabila kita mengonsumsi MSG dalam jumlah yang terlalu besar atau banyak.

Dalam sebuah penelitian juga membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi MSG dalam jumlah besar bisa meningkatkan kadar darah sebesar 556 persen. Disamping itu, adapula sebuah riset yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Nutrition yang menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi micin secara berlebihan atau dalam kadar jumlah tinggi rentan terhadap obesitas/kegemukan.

Lalu, mengapa micin dinilai memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan bahkan ada mitos yang mengatakan bahwa micin bisa membuat bodoh?

Pendapat di atas itu tidak sepenuhnya benar atau bisa dianggap hanya sebuah mitos saja. Fakta yang benar menurut kesehatan akan dijelaskan seperti berikut ini.

Hal ini diungkap pada tahun 1960 an oleh Badan keamanan pangan Amerika Serikat (FDA) yang menerima banyak laporan mengenai efek samping yang dialami banyak pengunjung restoran masakan Cina. Dari sinilah muncul istilah Chinese Restaurant Syndrome yang diklaim sebagai salah satu efek MSG atau micin.

Disebut dengan istilah ini sebab pertama kali yang mendapati gejala ini adalah seorang dokter bernama dr. Ho Man Kwok, saat ia sedang makan di restoran Cina. Meskipun demikian, dokter tersebut sebenarnya tidak mengidentifikasi MSG (atau bahan masakan apapun) sebagai penyebab CRS.

Konon gejala dari Chinese Restaurant Syndrome antara lain nyeri kepala, kulit yang kemerahan, dan berkeringat. Meskipun, belum banyak penelitian ilmiah yang memperlihatkan hubungan antara MSG atau micin dengan gejala-gejala tersebut pada manusia. Dan, hingga sekarang belum juga ada bukti bahwa CRS adalah kondisi medis yang nyata atau bisa dibilang hanya mitos semata.

MSG atau micin bukan zat yang berbahaya?

MSG atau micin sejatinya bukan zat yang berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi secara wajar atau tidak berlebihan. Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari Badan kesehatan dunia seperti World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), dan juga Kementerian Kesehatan RI, mengklaim MSG sebagai bahan makanan yang aman digunakan. Hanya saja mengonsumsinya tidak boleh berlebihan karena bisa berefek buruk bagi kesehatan.

Kemudian dalam sebuah penelitian terbitan American Journal of Clinical Nutrition  menyatakan bahwa masyarakat luas tetap harus waspada terhadap efek samping kesehatan yang mungkin terjadi akibat mengonsumai MSG dan agar lebih bijak mengatur porsinya. Hal inilah yang membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan AS meminta produsen makanan dan restoran-restoran untuk tetap mencantumkan MSG dalam daftar komposisi produk mereka.

Selain itu apabila MSG atau micin ini dikonsumsi secara wajar justru akan memberikan manfaat bagi kesehatan. Hal ini dibuktikan pada tahun 2013 saat Liputan6 tengah melansir berita bahwa rumah sakit akan menggantikan garam dalam makanan mereka dengan monosodium glutamat. Dengan alasan bahwa MSG mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan garam dapur biasa. Sehingga penyedap rasa dirasa lebih aman bagi pasien yang mengidap hipertensi atau individu yang harus menghindari asupan garam dalam dietnya sehari-hari.

Jadi, berapa batas aman mengonsumsi MSG atau micin?

Menurut WHO atau rekomendasi dari WHO batas maksimal konsumsi MSG adalah maksimal dalam sehari sebanyak 6 gram. Sedangkan rata-rata praktiknya di lapangan orang Indonesia hanya mengonsumsi sekitar 0,65 gram MSG setiap harinya. Jadi, sangat sedikit dibandingkan batas maksimal 5 atau 6 gram yang dianjurkan oleh WHO.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI merekomendasikan batas aman MSG sebanyak 5 gram per hari. Oleh karena itu, kita sebenarnya tidak perlu khawatir, sebab kita juga tidak mengonsumsi MSG terlalu banyak atau hanya dalam jumlah sedikit saja.

Jadi, mulai saat ini sudah jelas bahwa MSG atau micin yang berbahaya dan bahkan bisa menimbulkan bodoh adalah sebuah mitos semata. Tidak perlu takut lagi pada isu kesehatan yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan atau tanpa bukti ilmiah yang benar. Faktanya, MSG atau micin hanya garam penyedap rasa, bukan racun penyebab penyakit mematikan sebagaimana yang selama ini dipercaya.

Sumber:
1. https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/health/read/2019/12/27/090000868/mitos-atau-fakta-micin-berbahaya-bagi-kesehatan-manusia
2. https://www.hipwee.com/tips/asal-tak-dikonsumsi-berlebihan-msg-itu-sebenarnya-aman/

 

Baca Juga : Khasiat Buah Bilberry

Diare

Diare

Diare adalah keadaan dimana penderitanya menjadi lebih sering buang air besar, dengan tinja/fases yang encer.  Diare disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang ada pada makanan dan minuman. Diare adalah penyakit endemis yang berpotensi Kejadian luar biasa (KLB) yang dapat mengakibatkan kematian. Berdasarkan data Kemenkes RI pada tahun 2018, jumlah penderita diare sebanyak 62,93%. Diare biasanya dapat belangsung berhari – hari atau bahkan  berminggu-minggu. Diare dapat dibedakan menjadi 2 yaitu diare akut dan kronis. Diare aku berlangsung satu hingga dua hari, sedangkan diare kronis dapat berlangsung sekitar empat minggu bahkan bisa lebih.

 

Penyebab Diare

Umumnya diare terjadi akibat kurangnya cairan yang tidak dapat diserap dengan baik oleh usus. Pada kondisi normal, Cairan dari makanan yang kita konsumsi akan diserap oleh usus sehingga kotoran (fases) menjadi setengah padat. Apabila cairan tersebut tidak dapat diserap dengan baik oleh usus, fases yang akan dihasilkan menjadi lembek atau cair. ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan diare yaitu

Diare Akut (Diare yang berlangsung secara singkat)

Diare ini biasanya disebabkan oleh:

  • Virus
  • Bakteri
  • Parasit
  • Alergi makanan
  • Pemanisan buatan pada makanan
  • efek samping obat-obatan

Diare Kronis (Diare yang berlangsung lama)

Diare ini biasanya disebabkan oleh:

  • Penyakit Crohn merupakan radang pada lapisan sistem pencernaan
  • Coeliac adalah penyakit yang menyebabkan tubuh menolak protein gluten
  • Radang pankreas
  • Kanker usus
  • Sindrom iritasi usus besar

 

Faktor Risiko Diare

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan risiko seseorang menderita diare. Seperti:

  • Tidak mencuci tangan dengan sabun.
  • Tempat penyimpanan dan persiapan makanan yang tidak bersih
  • dapur dan toilet kotor
  • Air kotor
  • makanan sisa yang sudah dingin

 

Gejala Diare

Setiap penderita memiliki gejala diare yang berbeda-beda. Sebagian penderita menghasilkan fases/tinja yang sangat encer ada juga yang tak terlalu encer. Berikut ini gejala yang disebabkan oleh diare:

  • Kram atau nyeri perut
  • Muntah dan mual
  • Pusing dan Lemas
  • Sering haus
  • nafsu makan yang hilang
  • Feses cair dan lembek
  • Demam
  • Dehidrasi

Masa pemulihan diare pada orang dewasa umumnya  2 – 4 hari sedangkan masa pemulihan untuk anak-anak lebih lama 5 – 7 hari kerja. Jika diare berlangsung lebih dari 1 minggu segera periksa ke dokter.

Lalu kapan harus periksa ke dokter ?

Jika mengalami ini segera ke dokter

  • Warna fases gelap
  • Ada darah pada fases
  • Kurang tidur
  • Berat badan menurun
  • Mual dan muntah

Segera periksa ke dokter jika anak mengalami gejala berikut ini:

  • Gejala dehidrasi misalnya seperti tangan dan kaki yang dingin, kulit pucat, jarang buang air kecil, sering mengantuk
  • Demam tinggi
  • Darah dan nanah pada fases
  • Warna fases gelap
  • Mulut kering
  • Lesu
  • Produksi urin menurun

Diare pada bayi atau anak kecil harus segera ditangani karena dapat membahayakan nyawa.

 

Komplikasi Diare

Penyakit ini pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, namun jika  semakin parah dan berlangsung lama dapat menyebabkan komplikasi. Berikut ini komplikasi yang dapat menyerang akibat diare, di antaranya:

  • Dehidrasi
  • Sepsis merupakan infeks yang dapat menyebar ke organ lainnya
  • Malnutrisi adalah penurunan kekebalan tubuh pada anak, terutama pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun
  • Ketidakseimbangan elektrolit yang dapat ditandai dengan lemas, lumpuh hingga kejang. hal ini dapat disebabkan karena cairan elektrolit ikut terbuang bersama air yang keluar saat diare.
  • Kulit yang berada di sekitar anus mengalami iritasi karena pH tinja yang asam.

 

Cara Mengatasi Diare

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan ketika mengalami diare  seperti:

  • Mengkonsumsi banyak cairan
  • Konsumsi makanan setengah padat dan rendah serat secara bertahap
  • Menghindari makanan tertentu seperti, makanan pedas, dsb
  • Pertimbangkan jika mengonsumsi probiotik.

 

Rekomendasi Produk

 

Cara Pencegahan Diare

Untuk mencegah terjadinya diare diperlukan kedisiplinan seseorang dalam menjaga kebersihan, dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dapat terhindar dari virus atau mikroorganisme lain. Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk:

  • Rajin mencuci tangan
  • Hindari memakan buah atau sayuran yang belum matang.
  • Konsumsi makanan yang sudah dimasak
  • Minum air matang

 

 

 

 

Khasiat Pasak Bumi bagi Pria

Khasiat Pasak Bumi bagi Pria

Apa sih khasiat pasak bumi?

Pasak bumi adalah tanaman yang diketahui bisa meningkatkan gairah seksual pria. Tanaman ini asalnya dari sebuah akar tumbuhan yang bernama eurycoma longifolia.

Selain bermanfaat bagi seksualitas pria, tanaman pasak bumi juga kerap disebut dengan nama populer tongkat ali. Mungkin nama tongkat ali ini juga tidak asing bagi kalangan kaum pria di negara Indonesia.

Secara khusus akar pasak bumi mempunyai beberapa senyawa aktif seperti Eurycomalactone, Eurycomaoside, Eurycolactone, Eurycomanone dan juga Quassinoids. Kemudian senyawa lain yang terdapat pada akar pasak bumi adalah antioksidan.

Zat antioksidan sendiri memang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas yang bisa merusak kerusakan sel.

Berikut ini adalah 10 khasiat akar pasak bumi khusus bagi pria.

1. Mengatasi disfungsi ereksi seksual pada pria.

Tanaman pasak bumi ini memang telah terbukti berkhasiat dalam meningkatkan libido dan gairah seksual pada pria.

Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian oleh Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, bahwa 109 pria berhasil mengalami peningkatan gairah seksual, jumlah air mani, kualitas sperma juga bagus dan permasalahan impotensi dapat teratasi dengan baik. Sehingga ekstrak pasak bumi dibuat sebagai obat kuat dan sangat membantu pria dalam permasalahan disfungsi ereksi serta kesuburannya.

 

2. Energi pada tubuh pria lebih meningkat.

Kandungan senyawa quassinoid pada tanaman pasak bumi, begitu juga dengan zat lain yaitu eurycomaoside, eurycolactone, dan eurycomanone. Diklaim bisa mengurangi kelelahan fisik, meningkatkan energi dan juga daya tahan tubuh lebih meningkat.

Jadi kesimpulannya, suplemen yang mengandung akar pasak bumi berfungsi sebagai ergogenik yakni suatu zat yang mampu meningkatkan kinerja fisik, meningkatkan komposisi tubuh, termasuk jaringan lemak tubuh total, jaringan tanpa lemak, mineral tulang, dan cairan tubuh. Tak heran, apabila pria mengonsumi pasak bumi untuk obat alami agar lebih kuat saat bercinta di ranjang.

 

3. Bisa mengurangi stress

Bagi Anda atau terutama pria yang sering mengalami stress karena pekerjaan, bisa mengonsumsi akar pasak bumi ini. Sebab, akar pasak bumi bisa menurunkan hormon stres, meminimalisir rasa cemas dan meningkatkan mood atau suasana hati.

Dalam Journal of the Interational Society of Sports Nutrition, disebutkan bahwa 63 orang yang mengonsumsi obat herbal dari pasak bumi sebanyak 200 mg, tingkat stresnya cenderung stabil. Kemudian, secara signifikan mereka tidak lagi mengalami stres, rasa marah atau emosi berlebihan dan rasa tegang setelah rutin meminum ramuan dari akar pasak bumi.

 

4. Meningkatkan libido atau gairah seksual pria

Apabila Anda mengalami permasalahan dalam gairah seksual yang rendah, ekstrak dari tanaman pasak bumi ini bisa memulihkan nafsu seks yang rendah tersebut.

Hal ini dibuktikan dalam Penelitian oleh School of Pharmaceutical Sciences, University of Science Malaysia bahwasanya tanaman pasak bumi berhasil meningkatkan libido pada pria, bahkan tanpa perlu rangsangan seksual secara fisik.

 

5. Membantu membesarkan dan membentuk otot.

Pasak bumi atau yang disebut juga dengan tongkat ali memang tanaman herbal yang memenuhi kebutuhan para pria. Ternyata tumbuhan ini juga bisa membantu para pria dalam membentuk otot agar lebih besar juga.

Hal ini dibuktikan dalam British Journal of Sports Medicine bahwa mengonsumsi 100 mg ekstrak akar pasak bumi setiap hari dalam kurun waktu 5 minggu secara rutin bisa meningkatkan massa otot para atlet.

Namun, tidak hanya mengonsumsi tanaman pasak bumi saja. Anda juga harus mengimbanginya dengan berolahraga secara teratur dan menerapkan pola makan yang sehat.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

6. Membantu pencegahan penuaan dini pada pria

Tanaman pasak bumi atau tongkat ali ini juga mampu mencegah penuaan dini pada pria. Hal ini dibuktikan pada studi dengan responden yang mengonsumi pasak bumi sebanyak 200 mg per hari, dapat mencegah penurunan testosteron pada pria dewasa.

Menurunnya hormon testosteron merupakan salah satu hal yang dialami oleh pria saat usianya bertambah. Kemudian, kondisi ini juga bisa berpengaruh pada kehidupan seksualnya.

 

7. Meningkatkan sistem metabolisme pria

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Ethnopharmacology. Hal ini terbukti bahwa mengonsumsi ekstrak pasak bumi secara rutin bisa meningkatkan sensitivitas hormon insulin, membantu peningkatan penyerapan glukosa dalam sel dan mengurangi jumlah total lipid dalam jaringan adiposa.

Kemudian, manfaat lain dari akar pasak bumi ialah meningkatkan kepadatan tulang, melindungi lapisan pencernaan dan mengembalikan keseimbangan mikrobioma pada usus serta meningkatkan imunitas tubuh.

 

8. Melawan penyakit kanker atau antikanker

Tumbuhan akar pasak bumi ini diketahui bisa melawan penyakit berbahaya seperti kanker. Sebab, dalam kandungan akar pasak bumi terdapat beberapa senyawa yang bisa memberikan efek antikanker.

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2005 oleh ilmuwan bernama Tee TT dan Azimahtol HL dari sebuah jurnal berjudul Anticancer Research. Tanaman pasak bumi mampu memberikan efek antiproliferasi terhadap sel kanker payudara.

Lain halnya dengan, sebuah penelitian pada tahun 2003 yang diprakarsai oleh Universitas Nasional Cheng Kung dan diterbitkan dalam The Journal of Natural Products. Menunjukkan bahwa obat herbal dari tanaman akar pasak bumi bisa membunuh sel kanker paru-paru dan berfungsi dalam pengobatan antimalaria.

 

9. Dapat menurunkan tekanan darah atau hipertensi.

Akar pasak bumi diketahui bisa menghilangkan sakit kepala dan juga mengurangi hipertensi. Hal ini dibuktikan pada sebuah penelitian dengan melibatkan tikus jantan yang diberi 15 miligram pasak bumi selama waktu kurang lebih 12 minggu.

Kemudian, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tikus dengan diet tinggi lemak mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan.

Meskipun, penelitian terhadap tanaman akar pasak bumi ini lebih diutamakan pada sifat afrodisiak yang telah terbukti meningkatkan kadar testosteron pada pria. Penelitian lebih dalam terkait adanya kemungkinan efek obat herbal dalam mengatasi hipertensi dan apakah hal ini ada hubungannya dengan kadar testosteron serum.

 

 

Sumber:
https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/manfaat-pasak-bumi-untuk-pria/

https://doktersehat.com/5-manfaat-pasak-bumi-untuk-kesehatan-tubuh-pria/

Dahsyatnya Khasiat Daun Ashitaba

Dahsyatnya Khasiat Daun Ashitaba

Tahukah Kamu Daun Ashitaba!!! Apa sih khasiatnya?

Mungkin di luar sana banyak orang yang belum mengetahui daun Ashitaba ini. Ashitaba adalah tanaman asli dari negara Jepang yang konon memiliki banyak khasiat dalam bidang kesehatan dan tubuh.

Ashitaba juga dikenal dengan nama latin Angelica Keiskei Koidzumi dan berasal dari Hachi Jo Island yang mana berarti pulau panjang umur.

Tanaman ashitaba ini konon telah banyak digunakan oleh para tabib untuk mengobati berbagai macam penyakit sejak zaman Dinasti Ming (1518 – 1593).

Salah satu khasiat tanaman Ashitaba yang diperoleh dari sebuah riset yaitu tanaman ini bisa membuat para penduduk di Hachi Jo Island lebih panjang umur dengan mengonsumsi Ashitaba.

Apabila kalian ingin menanam dan memelihara tanaman Ashitaba ini pastikan lingkungan sekitarmu beriklim sejuk. Pasalnya dengan ini tanaman Ashitaba bisa tumbuh optimal hingga 2-3 meter dan usianya bisa mencapai 15 tahun.

Berikut ini adalah beberapa khasiat daun Ashitaba:

1. Dapat mencegah kanker

Kandungan zat aktif Xanthoangelol dan 4-hydroxyderricin pada chalcones yang terdapat di batang dan daun ashitaba ini, dipercaya ampuh mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kemudian chalcones ini juga mengandung zat flavonoid yang kaya akan antioksidan. Hal ini bisa bermanfaat untuk menangkal radikal bebas yang bisa mengurangi kerusakan sel pada tubuh akibat radikal bebas tersebut. Bahaya akan radikal bebas ini juga menjadi salah satu pemicu penyakit kanker yang bisa mengancam jiwa.

2. Membuat rambut lebih sehat

Tanaman ashitaba ini juga mengandung vitamin E yang sangat baik bagi kesehatan rambut. Kandungan vitamin E pada ashitaba bisa merangsang pertumbuhan rambut, menyehatkan kulit kepala dan mencegah rambut dari kerontokan. Tak heran, apabila orang Jepang mempunyai rambut sehat dan berkilau mungkin karena mengonsumsi daun ashitaba ini.

3. Menyehatkan mata

Tanaman ashitaba juga dikenal dengan nama seledri jepang. Daun ashitaba juga memiliki kandungan vitamin A yang sangat baik bagi kesehatan mata. Perlu diketahui bahwa vitamin A ini berguna untuk mempertajam penglihatan dan dapat mencegah kerusakan pada mata.
Apalagi bagi kalian yang gemar bermain gadget atau menatap layar monitor terlalu lama, mulai sekarang bisa mengonsumsi daun ashitaba ini selain wortel.

 

4. Dapat membuat imunitas tubuh meningkat

Kandungan antioksidan pada tanaman ashitaba ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kita tidak mudah terserang penyakit.

Apabila imunitas kita baik dan kuat maka penyakit juga tidak akan masuk ke dalam tubuh atau jarang sakit. Terlebih lagi di saat wabah Covid-19 ini, kita butuh asupan makanan ataupun tanaman herbal yang bisa membuat imun kita lebih kuat.

Selain itu, daun ashitaba juga dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah dan resiko akan penyakit jantung.

 

5. Dapat menurunkan kadar kolesterol

Apabila Anda mempunyai masalah tekanan darah, bisa mengonsumsi daun ashitaba yang bermanfaat dalam menetralkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol.

Tekanan darah yang normal membuat tubuh kita lebih sehat, sebaliknya apabila tekanan darah terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat mengganggu kesehatan.

Daun ashitaba mampu menstabilkan tekanan darah pada tubuh, sehingga mampu mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dan juga bisa mencegah terjadinya penyakit stroke atau serangan jantung.

Disamping itu, tanaman ashitaba cocok dikonsumsi bagi orang yang mempunyai tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah.

 

6. Dapat memperbaiki fungsi hati dan ginjal

Kedua organ baik hati dan juga ginjal sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh yakni berperan penting dalam menyaring racun dan empedu agar tidak larut dalam aliran darah yang dipompa ke seluruh tubuh.

Apabila kedua organ tubuh ini mengalami gangguan bisa menimbulkan masalah serius atau penyakit serius misalnya gagal ginjal dan penyakit hati atau hepatitis.

Nah, daun ashitaba ini bermanfaat untuk menjaga kinerja organ hati dan ginjal. Dengan mengonsumsi tanaman ini secara rutin sangat baik untuk memperbaiki sitem organ hati dan juga ginjal.

 

7. Dapat membantu menurunkan berat badan

Bagi orang yang memiliki tubuh gemuk atau sedikit berisi pasti ingin memiliki tubuh yang ideal? Hal ini bisa kita peroleh, apabila sistem pencernaan berjalan dengan baik.

Daun ashitaba ini diketahui mempunyai kandungan serat yang banyak dan bisa melancarkan sistem pencernaan sehingga mencegah penumpukan zat sisa-sisa dalam tubuh.

Kandungan serat yang terdapat dalam tanaman ashitaba atau seledri jepang juga mampu membakar lemak dengan jalan membuat metabolisme dalam tubuh meningkat.

Selain itu, saat metabolisme tubuh kita meningkat atau berjalan dengan baik maka lemak dalam tubuh bisa terbakar dengan sempurna.

Oleh karena itu, kalian bisa memiliki tubuh yang lebih ideal dengan rutin mengonsumsi daun ashitaba yang cocok juga untuk asupan program diet.

 

8. Daun ashitaba tommorow leaves

Hal ini sudah tidak asing lagi bahwa menurut sejarah Jepang, daun Ashitaba bermanfaat untuk panjang umur, bahkan sampai dicari-cari oleh kaisar pertama Cina dari Dinasti Chin.

Kemudian, pada masa jaman Edo tanaman ashibata juga dikenal sebagai jamu-jamuan atau tumbuhan herbal yang bisa memperpanjang umur dan khasiatnya yang dahsyat dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

 

9. Kandungan chalcones pada tanaman ashitaba yang mengagumkan

Daun ashitaba diketahui mengandung chalcones yakni cairan pekat berwarna kuning pada batang dan juga daunnya. Senyawa atau zat chalcone inilah yang berfungsi dalam membersihkan darah, menstimulasi fungsi hati, bisa untuk menetralkan racun dalam tubuh. Selain itu, berguna juga dalam meningkatkan kinerja sistem pada ginjal atau ginjal bisa berfungsi dengan baik, terutama dalam proses membuang racun dari dalam darah.

 

Rekomendasi Produk Untuk anda:

 

Sumber:

1. https://www.popmama.com/life/health/atika-dian/manfaat-daun-ashitaba-untuk-kesehatan-yang-bikin-panjang-umur

2. https://senisehat.com/2018/11/06/7-manfaat-dari-tanaman-ashitaba-nomor-1-paling-disukai-wanita/

Penyebab Wasir beserta Gejala dan Cara Pencegahannya

Penyebab Wasir beserta Gejala dan Cara Pencegahannya

TAHUKAH KAMU PENYEBAB WASIR ?

Wasir  atau hemoroid atau yang sering kita kenal dengan Ambeien merupakan pembengkakan dan peradangan pembuluh darah vena di rektum (Wasir   internal) dan  anus (Wasir eksternal) yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan pendarahan. Wasir  (Ambeien) dapat terjadi pada siapa saja, namun penyakit ini  lebih sering terjadi pada usia 50 tahun keatas serta ibu hamil dan pasien sembelit atau diare kronis. Jika Wasir  (Ambeien) tidak segera ditangani maka dapat mengakibatkan penggumpalan darah yang dapat menimbulkan pembengkakan dan benjolan keras disekitar anus disertai rasa nyeri yang hebat.  Penggumpalan darah pada Wasir  (Ambeien) yang pecah dapat mengakibatkan pendarahan yang lebih banyak lagi, serta dapat mengakibatkan kelaian kulit. Wasir  (Ambeien) yang mengalami strangulasi (terpuntir) dapat menimbulkan infeksi. Selain itu Wasir  (Ambeien) yang mengalami pendarahan juga beresiko mengalami anemia.

Klasifikasi Wasir (Ambeien)

1. Klasifikasi Wasir (Ambeien) berdasarkan Jenisnya

Berdasarkan Jenisnya Wasir (Ambeien) dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

  • Wasir (Ambeien) Internal adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul di dalam rektum sehingga tidak terlihat dari luar. Gejala yang muncul pada Wasir (Ambeien) internal adalah adanya pendarahan dubur dan biasanya tidak terasa sakit.

  • Wasir (Ambeien) Prolapse adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul keluar dari anus yang tidak dapat didorong masuk , benjolan ini menyebabkan rasa perih dan sembelit. Wasir jenis ini perlu dioperasi jika kondisinya semakin parah.
  • Wasir (Ambeien) Eksternal adalah kondisi peradangan pembuluh darah vena yang berupa benjolan muncul dibawah permukaan kulit disekitar anus sehingga terlihat dari luar. Wasir (Ambeien) jenis ini akan terasa sakit karena adanya pembengkakan yang terlihat dari luar sehingga lebih sensitif.  Jika dibiarkan dapat memicu terjadinya infeksi kulit.

2. Klasifikasi Wasir (Ambeien) berdasarkan Tingkat Keparahannya

Berdasarkan tingkat keparahannya Wasir (Ambeien)dibagi menjadi 4 stadium yaitu :

    • Stadium 1 : pembengkakan (benjolan) yang muncul di dalam dinding anus, ukurannya kecil dan tidak terlihat sehingga belum menimbulkan gejala apapun, namun saat buang air besar akan timbul rasa tidak nyaman. Pada stadium ini benjolan akan terlihat ketika di periksa dengan endoskopi.
    • Stadium 2 : Pada stadium ini  pembengkakan pembuluh darah vena (benjolan) sudah mulai dapat teraba, dapat keluar dari anus namun masih bisa masuk kembali dengan sendirinya dan belun ada pendarahan. Pada stadium ini jika terjadi infeksi dapat mengakibatkan rasa panas dan gatal pada anus, dan apabila duduk terlalu lama serta buang air besar rasa panas tersebut akan meningkat.
    • Stadium 3 : Di stadium 3 ini pembengkakan (benjolan) akan lebih sering keluar dari anus namun sudah tidak dapat masuk kembali dengan sendirinya melainkan membutuhkan bantuan tangan untuk memasukkannya. Sama dengan pada stadium 2 dimana pada stadium ini juga dapat menimbulkan rasa panas apabila duduk terlalu lama serta buang air besar  dan saat terjadi kontraksi benjolan bisa pecah dan dapat menyebabkan pendarahan.
    • Stadium 4 : Wasir (Ambeien) pada stadium ini sudah dapat dikatakan parah karena sudah tidak dapat dimasukkan kembali meskipun dengan jari tangan. Pada stadium ini akan sering terjadi pendarahan  karena benjolan semakin membesar. Sehingga dapat menyebabkan kekurangan dara atau penurunan hemoglobin

Penyebab Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien) disebabkan karena adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang berada di rektum atau anus. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan Wasir  (Ambeien) antara lain:

  • Terlalu lama mengejang saat buang air besar
  • Terlalu sering mengangkat benda berat
  • Semakin tua usia seseorang, semakin lemah penopang jaringan tubuh
  • Sering batuk dan muntah
  • Berat badan yang berlebih (obesitas)
  • Duduk dalam waktu lama
  • Ibu hamil
  • Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat (seperti buah dan sayur)

Gejala Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien) umumnya memiliki gejala ringan. Gejala tersebut dapat sembuh dalam beberapa hari. Gejala yang sering muncul antara lain:

  • Pendarahan setelah buang air besar
  • Rasa nyeri dan sensitif yang disebabkan adanya benjolan yang menggantung diluar anus
  • Pembengkakan, kemerahan dan rasa nyeri di sekitar anus dan didalam anus yang tidak terlihat
  • Rasa gatal disekitar anus
  • Keluar lendir setelah buang air besar

Rekomendasi Produk Untuk anda:

Pencegahan Wasir  (Ambeien)

Wasir  (Ambeien)  dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat agar dapat mengurangi nyeri pada  pembuluh darah disekitar anus. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah Wasir  (Ambeien) antara lain:

  • Perbanyak minum air mineral
  • Jangan menunda buang air besar.
  • Kurangi mengonsumsi kafein dan minuman beralkohol
  • Perbanyak megonsumsi makanan berserat
  • Olahraga secara teratur
  • Kurangi duduk terlalu lama
  • Hindari mengejan saat buang air besar
  • Obat – obatan yang dapat menyebabkan sembelit harus dihindari

 

 

Pandemi Virus Corona Lengkap Penyebab Gejala Diagnosis

Pandemi Virus Corona Lengkap Penyebab Gejala Diagnosis

Apakah Covid-19 itu?

Apakah Covid 19 Surabaya

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona atau yang disebut dengan severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2).

Menurut para ahli, virus Corona ini menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, lalu bisa juga menginfeksi organ paru-paru secara berat/kronis hingga memicu kematian pada seseorang.

Virus Corona atau Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan jenis baru dari Coronavius yang bisa menular ke manusia.

Adapun virus ini menyerang juga tidak pandang bulu, baik orang dewasa, remaja, anak-anak dan bayi, lansia atau (golongan usia lanjut), ibu hamil dan juga menyusui.

Covid-19 (Corona Virus Disease 2019), awal mula kemunculannya yang kita ketahui dari kota Wuhan, China tepatnya diprediksi pada Desember 2019.

Virus ini pun memang cepat sekali menular dan menyebar hingga hampir ke semua negara, termasuk negara Indonesia.

Coronavirus sendiri adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Dalam banyak kasus yang beredar.

Gejala infeksi dari virus ini bisa berupa infeksi pernapasan ringan seperti flu, tetapi gejalanya juga bisa lebih parah yakni menyebabkan infeksi pernapasan berat misalnya infeksi paru-paru (pneunomia).

Gejala Infeksi Covid-19 ( Corona Virus Disease 2019)

Gejala Infeksi Covid-19

Virus Corona yang menginfeksi khususnya pada manusia memang bisa menimbulkan gejala yang beragam artinya antara satu orang yang terpapar dengan yang lainnya bisa saja berbeda gejalanya.

Bahkan di Indonesia belakangan ini ada orang yang terpapar virus Corona tanpa menunjukkan gejala yang jelas dan saat dilakukan pengetesan orang tersebut konon positif Covid-19.

Maka dari itu kita perlu waspadai apabila tubuh kita menunjukkan gejala virus Corona yang terbilang ringan seperti berikut:

  • hidung beringus
  • sakit kepala
  • batuk
  • sakit tenggorokan
  • demam dan merasa tidak enak badan (suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius)

Kemudian, perlu ditegaskan pula bahwa virus Corona juga bisa menunjukkan gejala yang lebih parah, infeksinya bisa berubah menjadi penyakit bronkitis dan pneumonia dengan gejala seperti berikut.

  • demam tinggi
  • batuk dengan lendir atau berdahak
  • sesak napas
  • nyeri dada atau sesak saat bernapas dan disertai batuk.

Kemudian infeksi virus Corona ini juga akan lebih parah apabila menyerang invidu tertentu misalnya orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau paru-paru, kanker, individu dengan sistem kekebalan tubuh atau imunitasnya lemah seperti pada bayi dan orang yang lanjut usia serta perokok.

Ada pula beberapa gejala lain yang mungkin muncul pada individu yang terinfeksi oleh virus Corona, walaupun lebih sedikit atau jarang yakni:

  • diare
  • konjungtivitis
  • hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau
  • muncul ruam pada kulit

Gejala-gejala terinfeksi Covid-19 umumnya muncul dalam kurun waktu dua hingga 2 minggu setelah penderita tersebut terpapar virus Corona.

Seorang individu bisa terpapar Covid-19 dengan berbagai cara, yakni:

  1. Individu tersebut tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar, saat penderita Covid-19 batuk atau bersin.
  2. Aktivitas memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Terlebih lagi apabila seseorang tersebut sehabis menyentuh benda yang terkena cipratan ludah si penderita Covid-19.
  3. Kontak jarak dekat dengan penderita Covid-19.

Sebab virus Corona ini mudah sekali menular. Tidak menutup kemungkinan para tenaga medis yang merawat pasien Covid-19 ini juga bisa terinfeksi.

Oleh karenanya, baik para tenaga medis atau mungkin kerabat dekat yang memiliki kontak dengan pasien Covid-19 ini perlu sekali menggunakan alat pelindung diri (APD).

Pencegahan Covid-19

Pencegahan Covid-19

Akibat hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah infeksi Covid-19. Maka dari itu kita sebaiknya melakukan pencegahan seperti berikut.

  1. Terapkan physical distancing atau menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain.
  2. Usahakan jangan keluar rumah, kecuali ada keperluan yang mendesak.
  3. Selalu gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian, termasuk misalnya saat pergi berbelanja ke pasar tradisional atau pusat perbelanjaan.
  4. Harus rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%.
  5. Sebaiknya jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan dengan bersih.
  6. Hindari kontak dengan penderita Covid-19 atau orang yang dicurigai positif telah terinfeksi virus Corona. Begitu juga dengan orang yang sedang sakit demam, batuk atau pilek.
  7. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  8. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup yang sehat seperti, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga secara rutin, beristirahat yang cukup dan hindari stress.
  9. Selalu jaga kebersihan benda yang disentuh dan kebersihan lingkungan kita, termasuk kebersihan rumah.
  10. Minum banyak vitamin salah satunya madu karena sangat baik untuk kekebalan tubuh.

Diagnosis Covid-19

Diagnosis Covid-19

Guna memastikan diagnosis Covid-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut.

  1. Rapid test untuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang diproduksi oleh tubuh guna melawan virus Corona.
  2. Swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di dalam dahak.
  3. CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Langkah berikutnya, hasil rapid test Covid-19 positif, hal ini kemungkinan besar menunjukkan bahwa seorang individu memang sudah terinfeksi virus Corona.

Namun, bisa juga berarti orang tersebut terinfeksi oleh virus lain.

Sedangkan apabila hasil rapid test Covid-19 menunjukkan hasil yang negatif, hal ini belum tentu menandakan bahwa individu tersebut mutlak terbebas dari virus Corona.

4 Manfaat Habbatussauda dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

4 Manfaat Habbatussauda dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

Manfaat Habbatussauda dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

Apakah Anda pernah mendengar nama atau sebutan Habbatussauda? Mungkin beberapa dari Anda sudah pernah mendengarnya walaupun hanya sepintas. Nah bagi Anda yang tidak tahu apa itu habbatussauda, habbatussauda ini adalah jenis tanaman herbal yang cukup populer di dunia yaitu jintan hitam. Dipercaya memiliki manfaat habbatussauda yang bisa menjaga kesehatan tubuh karena dapat dijadikan sebagai formula alami dalam melakukan penyembuhan berbagai penyakit. Tanaman herbal ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi saat ini jintan hitam juga dijadikan sebagai pengobatan.

Manfaat dari habbatussauda sebenarnya sudah digunakan sejak zaman Nabi. Sehingga terdapat kabar bahwa mengkonsumsi jintan hitam ini menjadi amalan sunah. Pada zaman Nabi tersebut, habbatussauda lebih digunakan untuk pengobatan. Bahkan Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa “dengan mengkonsumsi jintan hitam tersebut bisa menyembuhkan segala penyakit selain kematian”.

Manfaat Jintan Hitam untuk Menyembuhkan Penyakit

Melihat informasi terkait manfaat yang dimiliki oleh habbatussuada yang dapat menjaga kesehatan tubuh karena bisa menyembuhkan penyakit, membuat beberapa dari Anda mulai mencari tanaman herbal ini. Namun Anda tidak perlu khawatir karena perkembangan teknologi yang semakin canggih dapat mempermudah Anda untuk mendapatkan jintan hitam tersebut. Seperti halnya sudah banyak toko yang menjual habbatussauda, baik itu dalam bentuk kapsul ataupun lainnya.

Nah, karena mudah untuk didapatkan banyak dari Anda ingin mencoba membuktikan manfaat habbatussauda dalam menjaga kesehatan tubuh. Untuk membantu Anda dalam hal tersebut, berikut ini ada beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan manfaat yang dimiliki oleh tanaman herbal jintan hitam tersebut.

  1. Dapat Melawan Infeksi

Jinan hitam dipercaya bisa membasi virus yang dapat menyebabkan penyakit HIV, Hepatitis C, dan juga flu. Tidak hanya itu, tanaman herbal ini juga bisa menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri. Hal ini dikarenakan habbatussauda ternyata memiliki sifat antivirus dan juga antibakteri yang mana dapat untuk melawan infeksi pada tubuh.

  1. Mengatasi Asma dan Alergi

Mengkonsumsi habbatussauda dipercaya dapat mengatasi penyakit asma dan juga alergi. Sebab habbatussauda mengandun zat-zat dan senyawa yang bisa mengatasi penyakit tersebut. salah satunya ialah histamine, yang mana dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

  1. Menyembuhkan Diabetes

Habbatussauda ternyata sangat bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes, karena mampu untuk meningkatkan konsentrasi insulin dan menurunkan konsentrasi glukosa. Hal terpenting adalah tidak ada efek samping saat mengkonsumsi nya selama pengobatan tersebut.

  1. Pengobatan untuk Kolesterol Tinggi

Memiliki kolesterol yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan tubuh karena dapat membawa berbagai macam penyakit (jantung dan stroke). Oleh sebab itu disarankan untuk mengkonsumsi habbatussauda, karena memiliki manfaat dalam meningkatkan kadar kolesterol baik serta menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan juga trigliserida.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Bagi Anda yang memiliki hipertensi ringan, sangat disarankan untuk mengkonsumsi habbatussauda secara rutin. Sebab tanaman herbal ini bisa menurunkan tekanan darah tanpa ada komplikasi yang ditimbulkan, walaupun hasilnya hanya dalam jumlah kecil tetapi baik untuk dicoba agar tubuh lebih sehat.

  1. Meringankan Sakit Gigi

Ketika sakit gigi, Anda bisa menggunakan jintan hitam sebagai obatnya, karena ternilai ampuh dan cepat untuk meringankan sakit gigi tersebut. Hal ini bisa terjadi karena jintan hitam memiliki kandungan antibakteri.

  1. Menyembuhkan Epilepsi

Epilepsi atau kejang-kejang ternyata bisa disembuhkan oleh habbatussauda, karena mengandung senyawa zat yang dapat mengurangi frekuensi kejang-kejang yang terjadi tersebut. Namun perlu diingat untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan pengobatan menggunakan habbatussauda secara teratur.

  1. Obat Peradangan

Jintan hitam memiliki manfaat sebagai obat anti radang, karena jintan hitam memiliki kandungan thymouinone yang bersifat antioksidan dan anti kanker yang cukup tinggi dimana bisa menjadi senjata dalam berbagai macam penyakit radang.

  1. Meningkatkan Fungsi Hati

Senyawa thymouinone pada habbatussauda juga bisa melindungi kerusakan pada hati. Sehingga dengan mengkonsumsi habbatussauda fungsi hati akan kembali baik bahkan lebih meningkat.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Tidak hanya meningkatkan fungsi hati, jintan hitam juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Sebab jintan hitam mengandung zat senyawa yang dapat mengurangi kolesterol jahat pada darah, jadi risiko penyakit jantung akan berkurang.

  1. Mencegah Tukak Lambung

Tukak lambung atau luka pada dinding lambung akibat terkikis asam dapat dicegah dengan mengkonsumsi habbatussauda. Hal ini dikarenakan habbatussauda bermanfaat dalam melindungi dinding lambung agar tidak terkikis akibat asam dan menjadi luka, bahkan bisa menyembuhkan luka yang sudah ada.

  1. Melawan Kanker

Habbatussauda memiliki kandungan senyawa yang berupa antioksidan etanol yang mana diyakini bisa menghambat perkembangan dan keganasan dari sel kanker. Hal ini dibuktikan dengan etanol menghasilkan 80% perlindungan terhadap radikal bebas (stres oksidatif) pada tubuh.

Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Habbatussauda

Tidak hanya untuk pengobatan penyakit saja, manfaat habbatussauda juga bisa untuk menjaga kesehatan tubuh Anda seperti:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh dengan stabil, karena habbatussauda memiliki kandungan yang dapat menghasilkan sel T
  • Cara alami untuk menurunkan berat badan.
  • Mencegah jerawat, karena habbatussauda mempunyai sifat inflamasi.
  • Menggunakan minyak habbatussauda dapat mengatasi rambut rontok karena bisa memperkuat akar-akar rambut Anda.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

Jadi itulah penjelasan tentang manfaat habbatussauda dalam menjaga kesehatan tubuh, baik dari segi pengobatan penyakit hingga segi perawatan kesehatan tubuh. Dengan mengetahui manfaat di atas bisa Anda jadikan sebagai cara alternatif dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebab mengkonsumsi atau menggunakan formula alami jauh lebih sehat, baik dan segar, karena Anda tidak perlu khawatir terhadap efek samping yang akan ditimbulkannya.

Baca Juga : 11 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

 

11 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

11 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Mengatasi Penyakit dan Masalah Kecantikan? Rasakan Manfaat Minyak Zaitun!

Minyak zaitun merupakan konsentrat lemak yang didapat dari hasil pemerasan atau penggilingan buah zaitun, yang mana memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh Anda. Sebab di dalam minyak zaitun terkandung kalori, lemak baik, lemak jenuh, serta Omega-3 dan Omega-6, zat besi, phoenlic, tidak lupa juga dengan beragam vitamin (seperti vitamin E dan vitamin K), serta lain sebagainya. Sehingga manfaat minyak zaitun bisa dirasakan untuk perawatan kecantikan dan juga kesehatan tubuh, mulai dari anak bayi hingga orang dewasa.

Manfaat dari minyak zaitun sudah bukan menjadi rahasia lagi bagi kebanyakan orang, sebab beberapa diantaranya sudah membuktikan bahwa minyak zaitun ini benar ampuh untuk perawatan kecantikan dan kesehatan tubuh. Jadi tidak heran bila minyak zaitun ini sering kali dijadikan sebagai alternatif untuk menjalankan hidup yang lebih sehat.

Minyak Zaitun Bermanfaat untuk Penyakit

Banyak dari Anda yang mungkin sudah menggunakan minyak zaitun untuk menjalankan hidup sehat, karena minyak ini bisa mengatasi berbagai macam penyakit. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini ada beberapa poin penjelasan tentang manfaat minyak zaitun untuk beberapa jenis penyakit.

  1. Bebas dari Penambahan Berat Badan

Minyak pada umumnya memiliki kandungan lemak yang tidak baik, sehingga ketika Anda mengkonsumsi nya terlalu banyak bisa menambah berat badan. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa menggunakan minyak zaitun di setiap makanan atau minuman yang dikonsumsi. Sebab minyak zaitun memiliki manfaat yang cocok bagi Anda yang diet, karena mengandung lemak baik.

  1. Bisa Mengatasi Depresi

Ternyata minyak zaitun juga bisa untuk mengatasi kesehatan jiwa, dimana ketika Anda mencampurkan minyak zaitun pada makanan dapat mengurangi rasa depresi pada diri Anda.

  1. Mengontrol Tekanan Darah

Mengontrol tekanan darah sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Sehingga bagi Anda yang merasa sulit dalam mengontrol tekanan darah, bisa mengkonsumsi minyak zaitun secara rutin karena minyak ini terbukti bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah hingga 48%, mengurangi peradangan, meningkatkan lapisan pembuluh darah, mencegah pembekuan darah berlebih, serta melindungi kolesterol jahat akibat oksidasi.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat yang dimiliki oleh minyak zaitun dapat mengatasi serta mencegah penyakit jantung. Sebab minyak ini dapat mengontrol tekanan darah sehingga berfungsi pada pengontrolan kolesterol, yang mana kedua hal tersebut menjadi faktor risiko terhadap penyakit jantung.

  1. Mengurangi Diabetes Tipe-2

Manfaat yang dimiliki oleh minyak zaitun dipercaya bisa menjaga kadar gula darah. Sehingga tidak heran jika minyak ini terbukti bisa menurunkan risiko terhadap diabetes tipe-2 hingga 48%.

  1. Mencegah dan Mengurangi Penyakit Tulang

Minyak zaitun juga bermanfaat dalam mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang) dan dapat menebalkan tulang. Hasil ini bisa didapatkan dengan baik jika dilakukan secara rutin.

  1. Mengurangi Radang Pada Kulit

Jika mengalami peradangan pada kulit (seperti gatal-gatal, kulit sensitif, atau kulit terbakar karena paparan sinar matahari), sebaiknya gunakan minyak zaitun. Sebab minyak zaitun mengandung senyawa yang antiinflamasi yang cocok untuk mengurangi radang pada kulit tubuh.

  1. Mengatasi Penyakit Kanker

Minyak zaitun dipercaya dapat mencegah dan mengurangi penyakit kanker, khususnya jenis kanker kulit dan payudara. Sebab kandungan senyawa yang ada pada minyak zaitun memiliki sifat antiinflamasi dan juga antioksidan yang cukup kuat dalam mengatasi dua jenis kanker tersebut. Caranya cukup mudah hanya dengan mengaplikasikan minyak zaitun pada kulit layaknya sunblock dan menggunakan minyak tersebut pada makanan yang akan dikonsumsi.

Tidak hanya kanker kulit dan kanker payudara yang dapat diatasi oleh minyak zaitun, kanker jenis yang paling berbahaya pun (malignant dan melanoma) juga bisa dicegah menggunakan minyak ini.

  1. Mengurangi Stroke

Penyakit stroke menjadi jenis penyakit yang menyebabkan kematian selain penyakit jantung. Sehingga banyak orang yang mencari cara untuk mengurangi atau bahkan mencegah stroke terjadi. Dalam hal ini, minyak zaitun di percaya memiliki kandungan lemak yang dapat mengurangi stroke.

  1. Pengobatan Alternatif Alzheimer

Penyakit Alzheimer sendiri merupakan jenis penyakit neuro degeneratif yang sangat umum di dunia, dimana terjadi akibat adanya penumpukan plak beta-amiloid yang terdapat dalam sel otak. Dalam kasus ini, minyak zaitun bermanfaat dalam menghilangkan plak tersebut. Sehingga cocok untuk digunakan sebagai pengobatan alternatif dari penyakit tersebut.

  1. Memiliki Sifat Antibakteri

Minyak zaitun memiliki banyak kandungan nutrisi yang bisa menghambat serta membunuh bakteri berbahaya, yang mana bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit bisul hingga kanker. Dengan mengkonsumsi minyak zaitun setiap harinya, Anda bisa mengurangi infeksi bakteri mencapai 10%-40% dalam waktu dua minggu. Sehingga manfaat minyak zaitun diyakini dapat melawan delapan jenis bakteri yang ada pada tubuh.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

Minyak Zaitun Bermanfaat untuk Perawatan Kecantikan

Tidak hanya untuk mengatasi penyakit, manfaat minyak zaitun juga bisa untuk mengatasi masalah kecantikan yang pada umumnya dialami oleh beberapa wanita. Apa saja masalah kecantikan yang dapat diatasi oleh minyak zaitun? Berikut penjelasannya:

  • Sudah dikatakan sebelumnya bahwa minyak zaitun baik untuk kulit pada tubuh, sehingga manfaatnya dalam perawatan kecantikan bisa membuat wajah terasa lebih halus.
  • Tidak hanya menghaluskan wajah, minyak zaitun juga bisa membuat wajah lebih putih secara alami.
  • Bisa juga mengatasi masalah jerawat, karena bisa mengeluarkan racun pada kulit dan menyembuhkan luka bekas jerawat.
  • Dapat mengatasi kulit kering dan juga masalah bibir hitam.

Jadi itulah beberapa manfaat minyak zaitun yang bisa dirasakan untuk mengatasi penyakit dan masalah kecantikan. Semoga dengan adanya penjelasan di atas dapat membantu Anda untuk bisa hidup lebih baik dan lebih sehat.

 

Baca Juga : 8 Manfaat Madu Sebagai Obat Alternatif Untuk Tubuh

8 Manfaat Madu Sebagai Obat Alternatif Untuk Tubuh

8 Manfaat Madu Sebagai Obat Alternatif Untuk Tubuh

8 Manfaat Madu Sebagai Obat Alternatif Untuk Tubuh

Tubuh merupakan hal penting untuk dijaga, sebab jika tidak di jaga akan mempengaruhi kesehatan dan juga penampilan. Nah, untuk menjaganya beberapa dari Anda sering kali mencampurkan madu ke beberapa bahan lainnya. Hal ini dikarenakan banyak dari Anda sudah mengetahui bahwa madu sangat baik untuk tubuh, karena manfaat madu sudah tidak lagi menjadi rahasia umum. Baik itu untuk kesehatan ataupun juga untuk perawatan sekalipun. Sehingga tidak heran jika banyak produk yang di dalamnya mengandung madu, atau bahkan bahan dasarnya adalah madu.

Madu sendiri memiliki bentuk cairan yang menyerupai sirup, tetapi bedanya madu lebih kental dan rasanya jauh lebih manis dibandingkan dengan sirup. Mungkin Anda sudah mengetahui bahwa madu berasal dari nektar yang dibuat oleh para lebah. Rasa manis yang dimiliki oleh madu sama seperti rasa manis yang ada pada gula, dimana rasa manis tersebut dibentuk oleh unsur glukosa dan monosakarida fruktosa. Masing-masing kadar unsur yang dimiliki ialah 31.0% glukosa dan 38.5% monosakarida fruktosa. Tidak hanya itu, madu juga memiliki beberapa unsur lainnya mulai dari maltosa, sukrosa, karbohidrat, karbohidrat kompleks, hingga antioksidan (seperti vitamin C, pinocembrin, pinobanksin, katalase, dan chrysin).

Namun tahukah Anda bahwa setiap madu tidak selalu memiliki komposisi unsur yang sama. Hal ini dikarenakan madu tersebut bergantung pada bunga yang dipilih oleh para lebah untuk menghasilkan nektar. Tetapi yang terpenting adalah manfaat madu tidak perlu lagi diragukan.

 

Madu: Obat Alternatif

Bagi Anda yang memiliki masalah pada tubuh khususnya dalam hal kesehatan, Anda bisa menjadikan madu sebagai obat alternatif nya. Menggunakan madu tentu saja jauh lebih baik bagi tubuh dibandingkan dengan Anda mengkonsumsi obat-obat berbahan kimia. Oleh sebab itu, berikut ini ada beberapa informasi tentang manfaat dari madu yang bisa dijadikan sebagai obat alternatif.

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, madu memiliki unsur yang mengandung banyak nutrisi. Sehingga Anda bisa menggunakan madu sebagai pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh tubuh. Jadi dengan unsur yang memiliki banyak nutrisi tersebut, tidak heran jika semua orang memilih madu sebagai obat alternatif untuk meningkatkan dan menjaga kekebalan tubuh. Sebab banyak dari Anda percaya bahwa madu dapat menjaga kesehatan tubuh khususnya dalam sistem kekebalan tubuh dan juga stamina.

  1. Membantu Membunuh Bakteri

Tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, ternyata madu juga memiliki manfaat untuk membantu membunuh berbagai macam bakteri yang ada pada tubuh. Hal ini dikarenakan madu memiliki unsur zat yang bisa memperlambat gerak bakteri dan mematikannya. Sehingga banyak dari Anda mengkonsumsi madu dengan tujuan agar terhindar dari segala macam penyakit. Manfaat madu ini benar efektif dalam membunuh bakteri yang ada pada tubuh, jadi khasiatnya sudah pasi dan tidak perlu diragukan lagi.

  1. Menambah Stamina

Apakah Anda pernah melihat bahwa banyak atlet yang mengkonsumsi madu saat interval break dalam pertandingan? Ya hal tersebut dilakukan untuk mengembalikan stamina atau kekuatan yang telah hilang sebelumnya. Jadi dalam hal ini madu memiliki manfaat untuk menambah atau mengembalikan stamina tubuh Anda, baik karena berolahraga ataupun lainnya.

  1. Meredakan dan Menyembuhkan Batuk

Madu seringkali dijadikan sebagai obat alternatif untuk meredakan dan menyembuhkan batuk, mungkin Anda sudah sering mendengar manfaat yang satu ini. Hal ini dikarenakan madu sebagai obat batuk sudah digemari oleh seluruh kalangan masyarakat. Banyak dari Anda ketika mengalami batuk akan mengkonsumsi atau meminum madu, dan hal itu benar terbukti ampuh untuk meredakannya bahkan bisa menyembuhkan batuknya bila dilakukan secara teratur.

  1. Meredakan Gangguan Asam Lambung

Ketika asam lambung terjadi bisa mengganggu fungsi organ tubuh lainnya, sehingga sebaiknya Anda mencari cara untuk menghilangkannya atau setidaknya untuk meredakan rasa yang tidak nyaman akibat gangguan tersebut. Nah, salah satu cara yang ampuh dan juga mudah dilakukan ialah Anda bisa mengkonsumsi madu. Sebab madu memiliki beberapa kelebihan untuk mengatasi penyakit ini, seperti:

– Tekstur yang dimiliki oleh madu dapat melindungi selaput lendir pada kerongkongan dari gangguan akibat produksi asam lambung yang berlebih.

– Kaya akan unsur antioksidan membuat madu bisa melindungi tubuh Anda dari serangan radikal bebas, jadi tetap terlindung dari organ tubuh rusak akibat gangguan asam lambung.

– Madu juga bisa mengurangi radang yang terjadi akibat gangguan asam lambung, bahkan dapat melindungi hingga kerongkongan yang mana mengalami penurunan fungsi karena gangguan asam lambung.

  1. Menyembuhkan Memar dan Luka Bakar

Madu juga memiliki manfaat sebagai antiseptik alami, yang mana bisa memberikan efek menenangkan dan juga menyembuhkan pada luka atau memar yang ada pada tubuh. Caranya cukup mudah, hanya tinggal oleskan secara perlahan pada luka atau memar.

  1. Menurunkan Berat Badan

Madu juga baik untuk pencernaan, sehingga cocok untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan. Sebab madu tidak banyak kalori dan bisa membakar lemak lebih cepat, jadi Anda bisa mengganti gula menjadi madu untuk pemanis di minuman atau makanan karena akan jauh lebih sehat.

  1. Obat Alternatif untuk Menetralisir

Madu merupakan tonic alami yang bisa menetralisir racun yang ada di dalam tubuh Anda, sehingga bisa juga membantu untuk menyingkirkan rasa tidak senang.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

Sebenarnya masih banyak manfaat madu yang bisa dijadikan sebagai obat alternatif selain yang sudah disebutkan di atas. Namun dengan 8 manfaat di atas, semoga bisa membantu Anda dalam menjaga tubuh Anda agar tetap sehat dan prima.

 

Baca Juga : Bisnis yang Sedang Hype di Indonesia

2 Jenis Diabetes | Faktor Risiko, Gejala, Cara Mengatasi dan mencegah Diabetes

2 Jenis Diabetes | Faktor Risiko, Gejala, Cara Mengatasi dan mencegah Diabetes

2 Jenis Diabetes | Faktor Risiko, Gejala, Cara Mengatasi dan Mencegah Diabetes

Diabetes merupakan Penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula (glukosa) pada darah. Kadar gula darah yang menumpuk di dalam darah karena tidak diserap dengan baik oleh tubuh  dapat mengakibatkan berbagai gangguan pada organ tubuh. Kadar gula darah dikontrol oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Jika tanpa hormon insulin, sel-sel pada tubuh tidak mampu menyerap dan mengolah kadar gula darah menjadi energi. Insulin berguna untuk membantu menyimpan dan menggunakan gula dan lemak.

Ilustrasi gambar dengan kondisi kadar gula dalam darah yang diserap dengan baik oleh tubuh

 

Jenis-jenis Diabetes

Pada umumnya, ada 2 jenis diabetes antara lain:

  • Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 dapat disebut dengan diabetes autoimun. Diabetes ini dapat terjadi karena Pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin. Hal ini dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga dapat terjadi kerusakan pada organ tubuh. Karena kadar gula dalam darah  dikontrol oleh hormon insulin yang di produksi oleh pankreas. Oleh sebab itu, penderita diabetes tipe 1 memerlukan tambahan insulin dari luar.

Ilustrasi gambar diabetes tipe 1

Adapun faktor risiko pada diabetes tipe 1  (diabetes autoimun), antara lain:

  1. Faktor Keturunan yaitu jika ada anggota yang mengidap penyakit yang sama.
  2. Faktor geografi yaitu tempat tinggal yang jauh dari garis khatulistiwa, hal ini karena kurangnya vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari.
  3. Faktor usia, penyakit ini terdeteksi paling banyak pada usia 4 – 7 tahun dan usia 10 – 14 tahun

Upaya mencegah dan mengatasi diabetes tipe 1, antara lain:

  1. Melakukan pengobatan secara rutin jika terdapat anggota keluarga yang mengidap penyakit yang sama
  2. Melakukan tes DNA agar dapat mengetahui adanya gen pembawa penyakit diabetes tipe 1.
  3. Memberikan tambahan insulin sekitar 3-4 kali sehari sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter
  4. Menjaga pola makan sehat
  5. Olahraga secara teratur
  6. Melakukan perawatan pada kaki dan memeriksakan mata secara berkala untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut

 

  • Diabetes tipe 2

Diabetes jenis ini lebih sering terjadi sekitar 90% – 95%. Diabetes jenis ini dapat terjadi kerena tubuh tidak efektif menggunakan hormon insulin atau kekurangan hormon insulin yang relatif dibandingkan kadar glukosa darah, sehingga hormon insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan secara normal.

Ilustrasi gambar diabetes tipe 2

Adapun faktor risiko pada diabetes tipe 2 ini antara lain:

  1. Obesitas (kelebihan berat badan)
  2. Kurangnya olahraga dan beraktivitas
  3. Usia 45 tahun keatas
  4. Kondisi prediabetes merupakan kondisi ketika kadar gula darah tinggi
  5. Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi (Hipertensi)
  6. Memiliki kadar kolestrol yang rendah dan trigliserida yang tinggi

Upaya mencegah dan mengatasi diabetes tipe 2, antara lain:

  1. Turunkan berat badan agar tetap ideal
  2. Perbanyak mengonsumsi buah dan sayur
  3. Kurangi mengonsumsi makanan dan minuman yang manis
  4. Olahraga secara rutin dan melakukan aktivitas fisik.
  5. Kurangi kebiasaan duduk terlalu lama
  6. Hindari/berhenti merokok
  7. Hindari/ berhenti merokok
  8. Merawat kaki dan mencegah kaki terluka
  9. Memeriksakan kondisi kesehatan mata secara berkala.
  10. Rutin melakukan pengecekan kadar gula dalam darah

Secara khusus terdapat jenis diabetes pada ibu hamil yang disebut dengan diabetes gestasional. Diabetes ini disebabkan oleh perubahan hormon insulin. Selain itu Perempuan yang memiliki sindrom ovarium polastik, yang ditandai dengan datang bulan (menstruasi) yang tidak teratur, pertumbuhan rambut yang berlebih disekitar alat reproduksi, dan obesitas. Keduanya dapat lebih mudah mengalami diabetes tipe 2.

Rekomendasi Produk Untuk anda:

 

Gejala Diabetes

Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat, sedangkan pada diabetes tipe 2 ini penderita banyak yang tidak menyadari bahawa mereka telah menderita penyakit diabetes selama bertahun-tahun, karena gejala diabetes tipe 2 ini cenderung tidak spesifik. Terdapat beberapa gejala penderita diabetes, antara lain:

  • Merasa haus terlalu sering
  • Seringnya buang air kecil
  • Berat badan yang tiba-tiba menurun
  • Rasa lapar yang berlebih
  • Lemas dan lelah
  • Luka sulit sembuh
  • Pengelihatan kabur
  • Mengalami infeksi kulit, gusi, saluran kemih atau vagina.
  • Mati rasa (kesemutan)
  • Mulut kering
  • Infeksi Jamur
  • Kelelahan dan mudah marah
  • Mati rasa (kesemutan)

 

Diagnosis Diabetes

Orang-orang yang yang beresiko terkena penyakit diabetes harus menjalani pemeriksaan secara rutin. Karena gejala diabetes berkembang secara bertahap pada diabetes tipe 2 sedangkan diabetes tipe 1 gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin dengan cara tes gula darah. Ada beberapa metode tes gula darah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Tes gula darah sewaktu bertujuan untuk mengukur kadar gula darah secara acak pada jam tertentu. Jika kadar gula 20 mg/dL atau lebih, maka pasien dapat didiagnosis menderita penyakit diabetes
  • Tes gula darah puasa bertujuan untuk mengukur kadar gula darah saat pasien berpuasa selama 8 jam, kemudian pengambilan sampel darah untuk diukur kadar gula darahnya. Jika kadar gula kurang dari 100 mg/dL maka dapat dikatakan kadar gula darah normal. Jika kadar gula darah 100 – 125 mg/dL maka dapat dikatakan pasien menderita pre diabetes. Sedangkan jika kadar gula darah menunjukkan 126 mg/dL maka dapat dikatakan pasien menderita diabetes.
  • Tes toleransi glukosa dilakukan setelah pasien menjalankan puasa semalam terlebih dahulu, kemudian menjalani tes gula darah puasa. Setelah itu, pasien diminta untuk meminum larutan gula khusus, setelah itu tunggu 2 jam kemudian pengambilan sampel gula darah kembali. Jika kadar gula darah kurang dari 140 mg/dL maka dapat dikatakan kadar gula darah normal. Jika kadar gula darah 140 – 199 mg/dL maka dapat dikatakan pasien menderita pre diabetes. Sedangkan jika kadar gula darah menunjukkan 200 mg/dL maka dapat dikatakan pasien menderita diabetes
  • Tes glycated hemoglobin (HbA1C) bertujuan untuk mengukur kadar gula darah yang terikat pada hemoglobin. Jika kadar gula darah kurang dari 5,7% maka dapat dikatakan kadar gula darah normal. Jika kadar gula darah 5,7 – 6,4% maka dapat dikatakan pasien menderita pre diabetes. Sedangkan jika kadar gula darah menunjukkan 6,5% maka dapat dikatakan pasien menderita diabetes

 

Baca Juga : Ada 2 Faktor Tekanan Darah Tinggi

 

Tertarik Produk nya? Hubungi Kami